Suara.com - Belasan rumah warga di beberapa desa di Kecamatan Idi Rayeuek, Kabupaten Aceh Timur, rusak parah akibat dihantam angin puting beliung, Minggu (1/4/2018) pagi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, menyatakan, hingga menjelang sore pihaknya masih mendata kerusakan rumah warga, karena sebagian besar mengalami rusak sedang dan ringan.
Desa-desa yang menjadi sasaran angin puting beliung, yakni di Kecamatan Idi Rayeuk yaitu Desa Kuala Idi, Keutapang Mameh, Kampung Jawa dan Kampung Jalan.
Sementara di Desa Bagok Panah Sa, Kecamatan Darul Aman, hanya tumbang pohon kelapa dan tidak mengakibatkan kerusakan rumah dan kerugian harta.
Beberapa rumah yang kerusakannya mencapai 80 persen di Desa Kuala Idi, Kecamatan Idi Rayeuk, antara lain milik Amri Ibrahim, Taqiyuddin dan Muhammad Hidayat. Rumah yang rusak sedang antara lain Mirza dan Rusdi, desa yang sama.
Sementara di Desa Calok Geulima, rumah yang rusak antara lain milik Muhammad Thaib. Selain itu, kerusakan rumah warga akibat angin putting beliung juga dilaporkan terjadi di Desa Keutapang Mameh sebanyak 6 unit.
Ia menyatakan, masyarakat yang menjadi korban bencana alam itu mendapat bantuan seperti sembako, begitu juga dengan rumah yang rusak akan dibangun kembali.
"Rumah yang rusak berat akan dibangun kembali. Untuk rumah yang rusak sedang dan ringan akan direhab sesuai dengan kebutuhan," ujar Syahrizal.
Ia mengharapkan para korban bencana alam tetap sabar dan tabah menghadapi musibah. (Antara)
Baca Juga: Puluhan Ribu DPS Ganda dan Invalid Ditemukan di Bondowoso
Berita Terkait
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor