Suara.com - Abu Bakar Ba’asyir, terpidana kasus terorisme, akhirnya batal dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan yang dekat dengan kampung halamannya di Klaten, Jawa Tengah.
Menteri Hukum Dan HAM Yasonna Laoly menegaskan, pembatalan tersebut adalah keputusan Ba’asyir sendiri.
”Tidak, dia yang tidak mau. Dia maunya ditetapkan menjadi tahanan rumah. Tapi kan tidak bisa seperti itu kalau merujuk undang-undang,” kata Yasonna Laoly di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta (4/4/2018).
Karena tetap menginginkan status tahanan rumah dan tak dikabulkan pemerintah, Ba’asyir memutuskan untuk tetap menghuni Lapas Gunung Sindur, Jawa Barat, yang relatif dekat dengan rumah sakit.
”Tulisan tangannya soal itu ada di saya kok,” tukas Yasonna.
Ba'asyir didiagnosis tim dokter menderita Acute Decompensated Heart Failure (ADHF) pada Congestive Heart Failure (CHF), sehingga membutuhkan perawatan di luar penjara.
Presiden RI Joko Widodo mengizinkan Ba’asyir yang sedang sakit, untuk dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
Pemerintah lantas mewacanakan untuk memindahkan Baasyir ke lembaga pemasyarakatan yang lebih dekat dengan rumahnya di Jawa Tengah.
”Presiden juga memerintahkan menyiapkan helikopter untuk membawa dia berobat. Jadi, kalau tahanan rumah memang tak memungkinan, tak ada undang-undangnya. Tapi kalau untuk berobat, anytime (diizinkan),” tandasnya.
Baca Juga: Pimpinan DPR Dukung Pembentukan Pansus First Travel
Berita Terkait
-
Mendagri Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme & Terorisme
-
Inggris Naikkan Level Bahaya Terorisme Usai Penusukan Orang Yahudi di Golders Green
-
Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi
-
Polisi Inggris Nyatakan Penusuk Yahudi Sebagai Teroris, Ini Identitas Pelaku
-
Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara