Suara.com - Calon Gubernur Jawa Barat Sudrajat teken kontrak politik dengan relawan mahasiswa Asyik (Sudrajat-Ahmad Syaikhu) di Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Kota Bandung, Rabu (4/4/2018). Sudrajat berharap relawan mahasiswa itu bisa membantu dirinya untuk meraup pemilih dari generasi milenial.
Hal itu menjadi semacam angin segar bagi pasangan nomor urut 3, Sudrajat-Syaikhu untuk bisa memaksimalkan potensi suara dari kalangan milenial. Potensi suara generasi milenial memang mencapai sekitar 50 persen dari total jumlah daftar pemilih tetap di Jawa Barat.
"Mahasiswa kan jaringannya banyak bukan hanya mahasiswa tapi juga keluarganya, paling tidak dari mahasiswa ini karena mereka orang terpelajar, pola pikirnya itu bisa menularkan kepada masyarakat yang belum paham siapa pemimpin yang mau dipilih,"
Dalam pertemuan itu kelompok relawan mahasiswa Asyik meminta Sudrajat bisa lebih peduli terhadap kualitas pendidikan di Jawa Barat. Kontrak politik yang disodorkan berisi 14 poin kewajiban yang harus dipenuhi Sudrajat kalau saja nanti terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat.
"Itu normatif karena dia melihat apa yang dalam visi dan misi kita itu memang program yang akan dikerjakan oleh kami kalau terpilih jadi Gubernur Jabar nanti," jelasnya.
"Mereka minta beasiswa untuk S2 kita akan selektif tapi yang jelas yang saya jaminkan adalah bagi masyarakat miskin kita akan pastikan sekolahnya gratis kalau perlu sampai perguruan tinggi," lanjutnya.
Ketua relawan mahasiswa Asyik Jawa Barat, Mochamad Muhram Fauzi mengatakan kelompok itu diisi oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai penjuru di wilayah Jawa Barat.
"Ini ada dari 20 kordinator Kabupaten Kota di Jawa Barat. Itu ada di Garut, Indramayu, Bandung, Tasik, Ciamis, Sumedang dan yang lainnya," tutupnya. (Aminuddin)
Baca Juga: 'Jagoan' PDI Perjuangan Daftar Pilkada Jabar Hari Ini
Berita Terkait
-
Berantas Mafia Tanah, Cagub Sudrajat Janjikan Program Bank Tanah
-
Sederet Nama Anak Ini Dihindari Orangtua Milenial
-
'The Gade', Kafe yang Membuat Milenial Tak Malu Gadaikan Barang
-
Fokus Raup Suara Generasi Milenial, Ridwan Kamil Gaet Ormas XTC
-
Gaet Milenial, DBS Luncurkan Platform Komunitas Berbasis Digital
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Nadiem Makarim Ungkap Peran Jokowi dalam Pembentukan Tim Shadow
-
Kemendagri Klarifikasi Informasi Penggunaan KTP-el dan Fotokopi Identitas
-
DPR Kritik SE Mendikdasmen: Hanya Solusi Jangka Pendek, Tapi Status Guru Honorer Masih Tak Jelas
-
Pemodal Masih Diburu! Bareskrim Pastikan 275 WNA Kasus Judol Hayam Wuruk Disidang di Indonesia
-
Penampakan Gudang PT Indobike Isi Ribuan Motor Honda-Yamaha Hasil Kejahatan Fidusia di Jaksel
-
Pemerintah Dorong Kampus Kelola MBG, DPR: Jangan Sampai Ganggu Fokus Pendidikan
-
Terbongkar! Skandal PT Indobike, Raup Rp26 M dari Ekspor Ribuan Motor Hasil Kejahatan Fidusia
-
Andrie Yunus Tolak Bersaksi di Sidang Militer, KontraS: Kasus Air Keras Itu Pidana Umum!
-
KontraS Kritik Hakim Pengadilan Militer yang Ancam Pidanakan Saksi Korban Andrie Yunus
-
RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan