Suara.com - Minuman keras oplosan ternyata juga marak beredar di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Bahkan, akibat miras oplosan ini telah menewaskan dua warga bernama A. Rohman (41) dan Ade Firmansyah (34)
"Iya benar ada 2 orang meninggal akibat minum minuman keras," kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, Jumat (13/4/2018).
Setelah mendalami laporan ada dua warga yang tewas, polisi juga langsung menangkap pemilik toko miras bernama Rony Mulya Rajaguguk (49).
Menurut Alexander, miras oplosan yang mengakibatkan dua korban tewas berasal dari Rony. Keduanya, kata dia, berpesta miras selama tiga hari berturut-turut, yakni sejak Sabtu (7/4/2018) hingga Senin (9/4/2018) lalu.
"Kedua orang korban tersebut tiap hari membeli miras. Terakhir membeli pada hari Sabtu Tanggal 7 April 2018 sekitar 22.00 WIB," kata Alexander.
Selain menangkap penjual miras, polisi turut menyita barang bukti berupa botol miras dan botol minuman ringan yang merupakan hasil racikan miras oplosan yang dijual tersangka.
Dalam kasus ini, Rony dijerat Pasal 197 Undang Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Pasal 136 Undang Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan serta Pasal 204 Ayat (1) dan (2) KUHP tentang Penjualan Barang yang Menyebabkan Kematian Orang Lain.
Tersangka terancam hukuman maksimL 20 tahun penjara.
Baca Juga: Kisah Getir Di Balik Miras Oplosan Maut di Cicalengka Bandung
Berita Terkait
-
Kisah Getir Di Balik Miras Oplosan Maut di Cicalengka Bandung
-
Miras Oplosan Maut Bandung, 7 Orang Jadi Buronan Paling Dicari
-
Pabrik Miras Oplosan di Balik Tewasnya Puluhan Orang di Bandung
-
Tiga Bulan Bisnis Miras, Rony Digerebek karena Pelanggannya Tewas
-
Mematikan! Miras Oplosan Dijual Rp5.000 dan Mudah Dibeli Remaja
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
YLBHI Nilai RUU Penanggulangan Disinformasi Ancaman Serius Demokrasi dan Kebebasan Berekspresi
-
Iran Hubungi China, Bahas Ancaman Militer AS Pasca Manuver USS Abraham Lincoln
-
Haru Pengukuhan Guru Besar Zainal Arifin Mochtar, Tangis Pecah Kenang Janji pada Sang Ayah
-
Saksi Bantah Acara Golf di Thailand Bicarakan Penyewaan Penyewaan Kapal
-
KPAI Soroti Lemahnya Pemenuhan Hak Sipil Anak, Akta Kelahiran Masih Minim di Daerah Tertinggal
-
Prabowo Gelar Rapat Tertutup, Bahas Tambang Mineral Kritis Hingga Mobnas
-
Air Mata dan Pelukan Ibu Warnai Momen Kebebasan Laras Faizati di Rutan Pondok Bambu
-
AS Dilaporkan Siapkan Serangan Kilat ke Iran, Sikap Trump Tentukan Perang Dunia?
-
Dituding Rugikan Negara Rp2,9 Triliun, Kerry Riza: Itu Adalah Pembayaran atas Tagihan Saya
-
Dedi Mulyadi dan Willy Bongkar Sisi Gelap Gunung Emas: 70 Ribu Gurandil dan Raup 250 Kg Emas