Suara.com - Persamuhan para pemimpin dua Korea pada 5 Maret 2018, ternyata menyisakan kisah unik yang baru terungkap.
Dalam rangkaian pertemuan yang berlangsung di Pyongyang, ibu kota Republik Demokrasi Rakyat Korea (Korut), Wakil Presiden senior sekaligus Direktur Keamanan Nasional Korea Selatan Chung Eui Yong beserta delegasi, diberi kesempatan makam malam bersama pemimpin tertinggi Kim Jong Un.
Perjamuan itu, seperti dilaporkan media Jepang Asahi Shimbun, Minggu (15/4/2018), berlangsung hangat dan akrab.
Namun, terselip satu momen yang canggung tatkala Chung Eui Yong melontarkan satu nasihat kepada Kim Jong Un. Ia meminta Jong Un berhenti merokok.
”Apakah Tuan Jong Un tak ada niat untuk berhenti merokok? Saya rasa itu baik untuk kesehatan Anda tuan,” tutur diplomat senior yang disegani tersebut.
Nasihat itu kontan membuat suasana meja utama jamuan sempat tegang. Tak ada yang berani berbicara. Semuanya hening untuk sesaat.
Ashahi Shimbun melaporkan, air muka Kim Yong Chul, perwira senior intelijen Korut, mendadak berubah serius dan menatap tajam Chung Eui Yong tanda tak menyukai tindakan sang wapres.
Namun, suasana kembali mencair setelah Ibu Negara Korut—istri Jong Un—Ri Sol Ju menanggapi nasihat tersebut.
”Saya juga sebenarnya sudah sering meminta Kawan Jong Un untuk berhenti merokok. Tapi, dia memunyai alasan sendiri untuk tetap merokok,” tuturnya sembari tertawa.
Baca Juga: Laga Arema Vs Persib Rusuh, Darah Mengalir dari Kepala Gomez
Kim Jong Un sendiri dilaporkan tak bereaksi terhadap nasihat itu. Ia kembali tertawa dalam jamuan itu.
Sikap Jong Un itu membantah tudingan banyak pihak, bahwa ia dan para pendahulunya dipandang bak dewa sehingga tak ada yang berani memberikan nasihat.
Untuk diketahui, Chung pergi ke Pyongyang bersama Direktur Intelijen Nasional Suh Hoon dan rombongan, untuk membalas kunjungan Kim Yo-jong, adik perempuan Jong Un.
Adik perempuan Kim Jong Un itu berada di Korsel selama perhelatan Olimpiade musim dingin PyeongChang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Studi Oxford: Hampir Separuh Penduduk Dunia Terancam Panas Ekstrem pada 2050
-
Diduga Adu Kecepatan, 4 Fakta SUV Mewah Jetour T2 hangus Terbakar Usai Ditabrak BMW di Tol Jagorawi
-
Geger Temuan PPATK, Rp992 Triliun Perputaran Duit Tambang Emas Ilegal, Siapa 'King Maker'-nya?
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku