Suara.com - Minuman keras (miras) oplosan diduga menjadi biang keladi korban meninggal dunia di Kota Serang. Korban bernama Obi alias Obi Mesakh meninggal dunia diduga setelah menenggak miras oplosan di tempatnya bekerja sebagai buruh di kawasan Cikande, Kabupaten Serang.
Sebelum meniggal dunia, korban sempat dirawat di Rumah Sakit Hermina Ciruas Medika, Ciruas, Kabupaten Serang.
Informasi yang dihimpun, pada Jumat (13/4/2018) sepulang kerja korban mengaku sakit pada bagian dada hingga mengakibatkan sesak napas kepada orangtuanya.
“Dibawalah ke rumah sakit (Rumah Sakit Hermina Ciruas Medika, Ciruas, Kabupaten Serang) oleh orangtuanya. Begitu subuh meniggal dunia,” kata Kapolsek Walantaka AKP Atip Ruhyaman melalui sambungan telpon, Minggu (15/4/2018).
Menurut keterangan dokter kepada keluarga pasien, korban meninggal akibat alkohol. “Tapi itu harus dibuktikan melalui forensik untuk memastikan bahwa yang bersangkutan benar meninggal karena miras oplosan,” kata Atip.
Korban sudah dimakamkan sejak Sabtu (14/4/2018) sekira pukul 12.00 WIB. Korban merupakan duda setelah ditinggal meninggal oleh istrinya.
Untuk menghindari hal yang sama terjadi, pihaknya mengaku telah gencar melakukan operasi terhadap penjualan miras oplosan tanpa izin edar. Sasarannya pedagang yang menjual miras ilegal di toko-toko jamu dan warung-warung.
Artikel ini sebelumnya sudah dimuat dalam laman Bantennews.co.id yang merupakan media jaringan suara.com di daerah.
Baca Juga: Terus Bertambah, 61 Warga Jawa Barat Tewas karena Miras Oplosan
Berita Terkait
-
Sebanyak 307 Botol Miras Ilegal di Padang Disita Polisi
-
Terus Bertambah, 61 Warga Jawa Barat Tewas karena Miras Oplosan
-
Polda Metro Gandeng Jabar Telisik Jaringan Bisnis Miras Limanto
-
Polri Bentuk Tim Awasi Kerja Polisi Daerah Berantas Miras Oplosan
-
Sandiaga Uno Dukung Wakapolri yang Serius Berantas Miras Oplosan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis