Suara.com - PT MRT Jakarta memperkenalkan enam perempuan berhijab calon tenaga operasional kereta cepat mereka, saat menggelar konferensi pers di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (18/4/2018).
Tiga dari keenam calon karyawan yang masih dalam masa pelatihan itu adalah calon masinis kereta MRT. Ketiga calon masinis itu ialah Tiara, Indri Yulia, dan Laras.
Ketiganya mengakui tak merasakan kebijakan diskriminatif berdasarkan gender mereka, meski masinis masih dianggap sebagai pekerjaan maskulin.
Indri misalnya, menjelaskan tidak ada perbedaan perlakuan antara calon masinis perempuan dan laki-laki. Ia mengakui mendapatkan porsi pelatihan yang sama dengan calon pegawai lelaki.
"Contohnya, kami juga diminta membuka perangkat kompling yang rusak, sama seperti calon masinis laki-laki,” tutur Indri.
Ia juga menceritakan pengalamannya mengangkat tangga darurat yang beratnya mencapai 40 kilogram, saat pelatihan di Malaysia.
"Kami dijadikan contoh untuk calon laki-laki masinis, saat training di Malaysia sama pelatihnya. Kalau Indri kuat, berarti yang lainnya kuat," kata wanita yang berbobot 63kg itu.
MRT Jakarta kekinian telah merekrut 41 masinis dan 6 di antaranya ialah wanita. Sedangkan untuk divisi pemeliharaan, terdapat 16 wanita dari 80 orang yang berhasil masuk menjadi calon pegawai.
Baca Juga: Diluncurkan Besok, Ini Bocoran Harga All New Suzuki Ertiga
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bedah Persepsi Peradilan Militer Kejam, Pengamat: Kesalahan Kecil Dampaknya Besar
-
Reformasi Setengah Hati: Peneliti Soroti Tren Remiliterisasi dari Era SBY hingga Prabowo
-
Heboh Jalan Anjlok di Sudirman, Bina Marga: Bekas Proyek Pipa Limbah
-
Miskinkan Bandar Ko Erwin, Bareskrim Bidik Pasal TPPU dan Sita Aset Rumah hingga Ruko!
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Seskab Teddy Beberkan Hasil Pertemuan Empat Mata Prabowo-Kapolri, Ini Isinya
-
Studi: Konflik Nuklir Regional Bisa Picu Krisis Iklim Global Bertahun-tahun, Kenapa?
-
Mengapa Parpol Melawan Usul KPK Soal Pembatasan Masa Jabatan Ketua Umum?
-
Kebakaran Sampah 2 Hari di Kelapa Gading, DLH DKI Ungkap Dugaan Pemicunya
-
Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional hingga Hilirisasi di 13 Lokasi