Suara.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta menggelar apel besar di Lapangan Silang Monas Selatan, Jakarta Pusat pada Kamis (26/4/2018).
Gelaran apel tersebut dalam rangka HUT Satpol PP ke-68 dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-56 tahun 2018.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pada sambutannya, Anies pun menyampaikan apel kali ini termasuk apel siaga dalam rangka mengawal pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2018.
"Momen tahapan Pilkada serentak menjadi sangat penting bagi kita semua terutama bagi jajaran Satpol PP dan Satlanmas di daerah," kata Anies.
"Karena biasanya potensi gangguan terhadap penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, serta perlindungan masyarakat akan meningkat sangat tajam," Anies menambahkan.
Oleh karena itu, Anies meminta kepada seluruh anggota Satpol PP untuk bertindak netral selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2018.
"Satpol PP merupakan Aparat Sipil Negara (ASN) yang dituntut untuk bertindak netral. Sebagaimana diperintahkan oleh UU ASN berperan sebagai perencana, pelaksana dan penyelenggaraan tugas umum pemerintahan," katanya.
Selain itu, Anies pun meminta Satpol PP untuk harus tetap bersikap proaktif demi menjaga stabilitas dan keamanan jelang pesta demokrasi.
"Satpol PP harus bersikap proaktif mencermati gelagat dinamika di wilayahnya demi menjaga stabilitas dan keamanan jelang pesta demokrasi di daerah dan tetap konsisten menjaga citra dan wibawa," ujar Anies.
Baca Juga: PNS Diminta Netral Saat Pilkada, Jika Tidak Akan Disanksi
Usai apel upacara digelar, rangkaian acara dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Anies Baswedan serta wakil Gubernur Sandiaga Uno.
Selain itu, Satpol PP menampilkan beberapa aktraksi-aktraksi uji kekuatan, termasuk penampilan para srikandi satpol PP yang beraksi menghadang para demonstran.
Berita Terkait
-
Pakar Bongkar Biang Kerok Korupsi Pejabat: Pilkada Mahal Bikin Kepala Daerah Berutang Budi
-
Modus Tanya Izin Berujung Palak Rp300 Ribu, Oknum Satpol PP DKI Terancam Sanksi Berat
-
Tekankan Peran Satpol PP, Dirjen Bina Adwil Apresiasi Komitmen Kepala Daerah Seluruh Indonesia
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
-
Rumah Kosong di Banjarmasin Jadi Saksi Bisu: Mengapa 'Ngelem' Kembali Marak di Kalangan Remaja?
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi