Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta mengatakan pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Jakarta saat ini tengah cemas, khususnya mereka yang tak bekerja dengan baik.
Hal ini dikatakan Sandiaga Uno saat memberikan sambutan di acara pengambilan sumpah atau janji sebagai PNS dan penyerahan SK CPNS menjadi PNS, di lantai dasar Blok G, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (27/4/2018).
"Bapak-bapak, ibu-ibu senyum bahagia (karena sudah PNS). Sebagian dari senior kita eselon dua lagi H2C betul? H2C apa? harap-harap cemas," ujar Sandiaga.
Meski begitu, Sandiaga meminta pada 780 orang PNS DKI yang baru saja diambil sumpahnya untuk tak takut dalam menjalankan tugas.
"Nggak usah terlalau takut, nggak usah terlalu stres. Kita pokoknya ke depan harus berikan amanah yang terbaik. Kalau kita bekerja profesional, bekerja jujur, nggak pernah kita takut. Betul?," kata Sandiaga.
Pesan yang disampaikan di hadapan ratusan PNS baru itu, menurut Sandiaga Uno, sesuai dengan firman Allah SWT. Kata dia, hidup di dunia harus sering melakukan senda gurau.
"Kalau harap-harap cemas jangan langsung stress. Yang penting kinerja saja. Dan kita harapkan kinerja mereka itu yang akan menentukan," kata Sandiaga.
Perombakan pejabat eselon II yang akan dilakukan Pemprov DKI, lanjut Sandiaga Uno, nantinya akan disesuaikan dengan kinerja. Menurutnya, jabatan di Pemprov DKI Jakarta bukan hasil lobi-lobi politik, atau mencari kenalan yang dekat dengan Gubernur.
"Saya hanya sampaikan semuanya berbasis kinerja, tidak ada like dan dislike. Dan ini akan kita lakukan secara komprehensif. Kita ingin program pemprov ke depan bisa tereksekusi dengan baik," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
RICMA Camp 2026 Hadirkan Inspiring Talk untuk Membentuk Pemimpin Amanah
-
Sandiaga Uno Mau Startup Muda RI Tembus Pasar Internasional
-
Parkir Liar Merajalela di Tanah Abang, Rano Karno Janjikan 'Bersih-Bersih' Total dalam 3 Hari!
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Rano Karno Jenguk Korban Kecelakaan SDN Kalibaru 01, Janji Kawal Proses Pemulihan
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan