- Ketua DPR RI Puan Maharani merespons opsi penundaan haji 2026 akibat eskalasi geopolitik Timur Tengah.
- Puan meminta semua pihak terkait mengevaluasi dan mitigasi demi keselamatan jemaah haji Indonesia.
- DPR RI melalui Komisi VIII akan mengkaji risiko demi menjamin keselamatan dan kenyamanan jemaah di Tanah Suci.
Suara.com - Ketua DPR RI Puan Maharani, memberikan tanggapan terkait munculnya opsi penundaan keberangkatan jemaah haji tahun 2026 sebagai dampak dari eskalasi situasi geopolitik di Timur Tengah.
Ia menegaskan, bahwa meskipun ibadah haji diharapkan tetap berjalan, aspek keselamatan jemaah tidak boleh dikesampingkan.
Puan menyatakan, bahwa di tengah situasi geopolitik global yang tidak menentu, pemerintah dan pihak terkait perlu melakukan langkah-langkah luar biasa untuk memastikan jemaah dapat beribadah dengan tenang.
"Tentu saja dengan situasi geopolitik global seperti ini, apa pun masalah atau hal terkait dengan ibadah itu harus tetap bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Namun kami juga meminta kepada semua pihak yang terkait untuk melakukan evaluasi dan mitigasi ataupun antisipasi terkait dengan hal yang sedang terjadi," ujar Puan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Lebih lanjut, Puan menjelaskan bahwa DPR RI melalui komisi terkait—dalam hal ini Komisi VIII—akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi mendalam.
Kajian ini bertujuan untuk memetakan risiko serta menentukan langkah konkret yang harus diambil pemerintah Indonesia dalam menghadapi dinamika di kawasan tersebut.
"Jadi tentu saja DPR RI melalui komisi terkait akan melakukan kajian, evaluasi dan hal-hal yang harus dilakukan dengan situasi seperti ini," ujarnya.
Meski ada kekhawatiran terkait keamanan, Puan menyampaikan harapannya agar ibadah haji tahun ini tetap dapat terlaksana.
Fokus utama dari evaluasi yang dilakukan adalah menciptakan sistem perlindungan yang menjamin keamanan dan kenyamanan bagi seluruh warga negara Indonesia yang berada di tanah suci kelak.
Baca Juga: Tok! DPR Sahkan RUU PPRT, Hak Cipta, dan Pengelolaan Keuangan Haji Jadi Usul Inisiatif
"Tujuannya untuk bisa memberikan keselamatan, tetap memberikan keselamatan, kenyamanan bagi jemaah haji Indonesia yang nantinya insyaallah akan tetap melaksanakan ibadah hajinya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
6 Daftar Mobil Listrik yang Dapat Subsidi Pemerintah, Terbaik untuk Libas Jalanan Kota
-
Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat