Suara.com - Kepolisian Daerah Maluku menangkap perempuan bernama Fargie J Mandagi (44), yang mampu menipu dua calon anggota Polri.
Kedua calon polisi tersebut tertipu hingga merugi Rp 1 miliar. Fargie menipu mereka memakai modus bisa membantu meloloskan keduanya dalam seleksi penerimaan anggota baru Polri.
Fargie berhasil diringkus pada Minggu (29/4) akhir pekan lalu di Dusun Alkani, Kecamatan Waikiku, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.
Kapolda Maluku Inspektur Jenderal Andap Budhi Revianto menjelaskan, modus tersangka Fargie, adalah mengiming-imingi korban menjadi anggota Polri dengan syarat menyetorkan uang.
"Itu dia (pelaku) juga mengurus dokumen-dokumen korban untuk dapat mengikuti seleksi anggota Polri. Korban tidak berdomisili di Ambon. Tersangka meyakinkan korban melalui kerabatnya yang tinggal di Ambon," kata Budhi melalui keterangan tertulis, Rabu (2/5/2018).
Menurut Budhi, hasil interogasi, tersangka mengakui baru kali pertama menipu dengan modus seperti itu.
Korban pertama sudah mengirim uang sebesar Rp 650 juta kepada tersangka. Sementara korban kedua sudah mentransfer uang sekitar Rp 350 juta.
Andap menegaskan, untuk para calon anggota polri untuk mengikuti seleksi, tak pernah dipungut biaya. Maka itu, Budhi berharap kejadian serupa tak akan terulang.
"Janganlah percaya pihak mana pun. Karena masuk polisi gratis tanpa biaya apa pun," tegas Budhi.
Berita Terkait
-
Puluhan WNA Cina Dibekuk, Warga: Dulu Rumah Ini untuk Sembahyang
-
Sindikat Penipuan Pendeta Gadungan Tak Incar Jemaat Gereja
-
Tak Ada Target, Pendeta Gadungan Menipu karena Untung-untungan
-
Tak Ada Pemimpin di Komplotan Penipu Bermodus Jadi Pendeta
-
Korban Pendeta Palsu, Taslim Buka Kotak Ternyata Isi Mi Rebus
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!