Suara.com - Polda Bali mengamankan puluhan wisatawan asal Cina di Perumahan Mutiara Abianbase No 1, Mengwi, Badung pada, Selasa (1/5/2018) kemarin. Penangkapan terkait penipuan secara online.
Warga yang berada di sekitar perumahan tersebut pun kaget dengan penggerebekan yang dilakukan kepolisian. Salah satunya Gede Suryadi, bendesa adat Semade, Mengwi.
Gede mengatakan tidak tahu rumah tersebut dijadikan tempat penipuan lewat daring. Menurutnya, sebelumnya rumah tersebut merupakan tempat ibadah.
"Dulu ini tempat dipakai untuk sembahyang. Kami tidak tahu ada kejadian seperti ini," ungkapnya.
Gede menambahkan, sudah lama pecalang (keamanan desa adat di Bali) tidak melakukan patroli di wilayah tersebut.
"Dulu satu bulan sekali kami mesti melakukan pengecekan. Tapi sekarang kan sudah tidak diperbolehkan lagi melakukan patroli tersebut," jelasnya.
Dia juga mengatakan bahwa rumah tersebut terus ditutup, sehingga orang luar tidak tahu aktivitas yang ada di dalam rumah itu.
Warga lain yang tinggal di perumahan tersebut, Wayan Naryana mengatakan, dirinya tidak mengetahui adanya warga negara asing (WNA) Cina yang tinggal di rumah itu.
Baca Juga: Bahas Kereta Cepat Jakarta-Bandung, PM Cina Datang ke Indonesia
"Ya kaget saja kok ada kejadian seperti ini. Rumah ini juga selalu tertutup," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Polda Bali berhasil mengamankan ratusan WNA Cina dari tiga lokasi lantaran melakukan penipuan lewat online.
Tiga lokasi itu diantaranya di Perumahan Mutiara Abianbase No 1, Mengwi, Badung, dimana 49 orang diamankan. Di rumah ini polisi mengamankan sejumlah barang bukti, seperti 51 unit telepon, 1 unit laptop, 43 paspor, 5 unit handphone, 2 unit router, 2 unit printer, dan 26 unit HUB.
Di lokasi kedua yang berada di Jalan Bedahulu XI Nomor 39 Denpasar, kepolisian mengamankan 32 orang dengan barang bukti 20 unit handphone, 13 unit router, 2 unit laptop, dan 1 paspor.
Sedangkan TKP ketiga ada di Jalan Gatsu I Nomor 9 Denpasar. Dalam hal ini, Polda Bali mengamankan 33 orang dengan barang bukti 3 unit router, 2 unit laptop, 38 paspor, dan 1 unit HUB. [Luh Wayanti]
Berita Terkait
-
Airlangga Ungkap Alasan Bali Dipilih Jadi Pusat Finansial Internasional, Jakarta dan Batam Tersisih
-
25 Tahun Menutup Saluran, 7 Bangunan Liar di Tanah Abang Dibongkar Usai Dilaporkan Warga
-
Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan
-
Belajar dari Nuanu: Bagaimana Kawasan Wisata Kurangi Sampah Sebelum Menumpuk di TPA?
-
Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Tepis Isu Perang Institusi, Komjak: Rumah Jampidsus Digeledah Bukan Sinyal Konflik Jaksa dan Polri
-
Siasat Sembunyikan Aset? KPK Duga Rumah Mewah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Gunakan Nominee
-
KPK Siap Supervisi Kasus Jampidsus Febrie: Tak Ada Kata Tidak Siap!
-
Panas Lembap Kian Berbahaya akibat Perubahan Iklim, Mengapa Tubuh Semakin Sulit Beradaptasi?
-
KPK Bakal Kuliti LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah Buntut Rumah Mewah di Sentul
-
'Hukum Jangan Berdasar Pesanan!' Prabowo Diminta Turun Tangan Evaluasi dan Berish-bersih Kejagung
-
Prabowo Sadar Ada Maling di Program MBG, Minta Warga Lapor Lewat TikTok
-
Keranda Khas Gorontalo Iringi Pemakaman Militer Rachmat Gobel di TMP Kalibata
-
Prabowo Bongkar Upaya Jual PT PAL, Pindad, dan PT DI ke Asing: Saya Larang!
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Ungkap 47 Nama Terlibat Korupsi MBG, Ada Politisi Besar Terseret?