Suara.com - Aksi nekat Daryoso (38) yang gantung diri di tiang lampu jalan di Tol Dalam Kota, Kilometer 30, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (8/5/2018) malam sempat disaksikan pengendara mobil yang melintas.
Kapolsek Pasar Rebo Kompol Joko Waluyo menyampaikan, polisi baru mengetahui peristiwa bunuh diri itu dari laporan warga yang melintas di tol tersebut.
"Telepon ke polisi, ada orang gantung diri di tol. Pengendara yang lewat," kata Joko saat dihubungi Suara.com, Rabu (9/5/2018).
Menurutnya, pengendara mobil itu mengabarkan polisi, jika melihat Daryoso memanjat tiang lampu jalan sekitar pukul 23.15 WIB.
"Saksinya lihat korban sudah ada di atas. Terus diinfokan via telepon," katanya.
Joko menambahkan, saat ini polisi masih menunggu keluarga Daryoso untuk bisa menyelidiki penyebab warga Batang, Tegal, Jawa Tengah itu nekat bunuh diri di tiang lampu jalan tol.
"Keluarga korban belum datang. Kami masih tunggu," katanya.
Proses evakuasi terhadap mayat Daryoso baru dilakukan setelah petugas Suku Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur mendatangi lokasi sekitar pukul 00.40 WIB.
Ada empat petugas yang dikerahkan untuk mengevakuasi korban. Mayat Daryoso baru bisa diturunkan petugas sekitar pukul 01.25 WIB.
Baca Juga: Ini Identitas Lelaki Gantung Diri di Tiang Lampu Tol Pasar Rebo
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Celah Hukum Kasus Febrie: Mengapa Pengalihan ke Kejagung Bisa Bikin Tersangka Menang Praperadilan?
-
Ibu Santri di Lombok Tengah: Anak Saya ke Pesantren untuk Belajar Agama, Bukan Dibakar Hidup-Hidup
-
Lebih Cepat di Kejagung, Yusril Ungkap Alasan Berkas Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan
-
RUU Perampasan Aset Berpotensi Dirombak, DPR Bahas Pembentukan Lembaga Khusus
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Habiburokhman Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgen: Akan Kami Cek, Ditahan Apa Belum
-
Dalih Iseng Teror Bom SDN Srengseng, Polisi Gandeng Densus 88 Bongkar Motif Asli Pelaku
-
Prabowo Minta yang Pesimis Keluar dari RI, Pakar Komunikasi: Efektif tapi Berisiko Polarisasi
-
Kapolri Datangi Kejagung Usai Polemik Kasus Febrie Adriansyah, Tegaskan Tak Ada Konflik
-
Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas