Suara.com - Bripda David Ian Wardana, anggota Polri yang tewas bunuh diri dalam mobil Honda Accord, diduga nekat melakukan hal tersebut karena terlilit utang.
Pasalnya, saat ditemukan tewas, polisi menemukan secarik surat berisi catatan utang korban ke rekannya sebesar Rp2 juta.
"Ya sementara indikasinya ke sana (diduga bunuh diri karena mengutang)," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di Polda Metro Jaya, Rabu (9/5/2018).
Meski demikian, polisi masih akan mencari keluarga David guna menyelidiki soal dugaan korban nekat bunuh diri karena masalah utang.
"Tetap kami coba lihat, cari lagi keluarganya, mungkin yang dekat, apa betul, kalau kami lihat dari catatan-catatan itu kan memang dia banyak utang," jelasnya.
Berdasarkan penyelidikan sementara, David yang baru dipindahkan ke Badan Intelejen dan Keamanan Polri itu diduga sengaja membeli selang air untuk dimasukkan dalam knalpot mobil yang ditumpanginya.
Penyebab David tewas diduga karena keracunan karbon monoksida yang berasal dari asap mobil.
"Akhirnya dia mengunci mobil, kan dari knalpot disambung ke dalam mobil. Dia menyalakan mobil, asapnya masuk ke dalam," katanya.
David diduga bunuh diri di dalam mobil Honda Accord yang terparkir di halaman rumah indekos milik Suwartini, Jalan Kampung Utan, Gang Abah, RT5/RW5, Nomor 41, Ragunan, Pasar Minggu, Jaksel, Senin (7/5/2018).
Baca Juga: Eks Ajudan Prabowo Diduga Tipu Calon Wali Kota, Tak Kooperatif
Jasad David kali pertama ditemukan warga bernama Suhendra. Atas kejadian itu, Suhendra langsung melaporkan peristiwa penemuan mayat David ke Polsek Pasar Minggu.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi tak menemukan tanda-tanda kekerasan di jasad David. Penyelidikan kasus ini pun telah dilimpahkan Polsek Pasar Minggu kepada Polres Metro Jakarta Selatan.
Berita Terkait
-
Ini Ciri-ciri Lelaki Gantung Diri di Lampu Jalan Tol Pasar Rebo
-
Tewas Keracunan, Bripda David Sempat Beli Selang untuk Bunuh Diri
-
Menyesal Hidup Terlalu Lama, Ilmuwan Tertua Australia Bunuh Diri
-
Firdan Tinggalkan Pesan Sebelum Tewas Menceburkan Diri ke Laut
-
Belum Menikah, Perempuan Usia 43 Tahun Tabrakkan Diri ke Kereta
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur