Suara.com - Kondisi narapidana kasus terorisme Wawan Kurniawan alias Abu Afif (42) yang terluka saat kerusuhan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Selasa (8/5/2018), relatif membaik.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Polri Kombespol Yoyok Witarto, Jumat (11/5/2018).
Yoyok menjelaskan Wawan telah menjalani serangkaian pemeriksaan medis, seperti foto pemeriksaan radiologi serta pemeriksaan laboratorium.
"Yang bersangkutan (dirawat) di ruang tahanan khusus," Yoyok menambahkan.
Wawan yang menderita luka di bahu kiri ditangani oleh beberapa dokter. Apabila kondisinya terus membaik, Wawan bisa pulang dalam beberapa hari ke depan.
"Ditangani oleh beberapa dokter di sana. Ada dokter bedah umum dan bedah ortopedi. Saat ini kondisinya relatif baik, mungkin dalam beberapa hari bisa pulang," jelas Yoyok.
Kendati demikian, Yoyok enggan membeberkan penyebab luka yang diderita Wawan yang diduga menjadi provokator kerusuhan di Mako Brimob tersebut.
"Nanti akan ada penjelasan lebih rinci, intinya ada luka," katanya.
Yoyok menambahkan sampai saat ini belum ada pihak keluarga Wawan yang datang menjenguk ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Baca Juga: Jenazah Napi Teroris di Mako Brimob Belum Diambil Keluarganya
"Belum ada ya," ujarnya.
Untuk diketahui, Wawan Kurniawan alias Abu Afif tiba di RS Polri pada, Kamis (10/5/2018) pukul 09.15 WIB. Setibanya dari Mako Brimob, Wawan mendapatkan pengawalan ketat anggota polisi bersenjata lengkap.
Wawan yang diduga sebagai dalang kerusuhan dibawa ke ruangan Melati menggunakan kursi roda.
Berita Terkait
-
Terpapar Radikalisme via Medsos, Dua Anak di Langkat Terlibat Kasus Terorisme
-
Muncul Wacana TNI Mau Ikut Berantas Teroris, Kapolri Sigit: Ada Batasan yang Harus Dijaga
-
Tiga Tahun Nihil Serangan Teror, Kapolri Waspadai Perekrutan 110 Anak Lewat Ruang Digital
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme
-
Densus 88 Antiteror Polri Sebut Remaja Jakarta Paling Banyak Terpapar Paham Radikal
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana