Suara.com - Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan resmi melepaskan jabatannya sebagai Ketus Wadah Pegawai KPK, Senin (28/5/2018). Pengganti Novel saat ini adalah rekan penyidiknya yaitu Yudi Purnomo Harahap.
"Sore ini sekitar pukul16.30 WIB telah dilakukan serah terima pengurus Wadah Pegawai KPK periode 2016-2018 yg dipimpin oleh Novel Baswedan kepada Pengurus WP periode 2018-2020 dengan Ketua Yudi Purnomo Harahap," kata juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan.
Febri mengatakan sebagai pemimpin WP yang baru, Yudi sudah berjanji akan terus berikhtiar menjadi milik seluruh pegawai KPK, mendengar suara para pegawai dan menjaga soliditas. Hal ini penting agar KPK terus dapat bekerja lebih baik dalam pemberantasan korupsi.
"Selain itu, WP akan tetap menjadi mitra strategis Pimpinan sesuai PP No. 63 Tahun 2005 yang mengatur tentang Manajemen SDM KPK," katanya.
Lebih lanjut kata Febri, Yudi juga menegaskan bahwa kepengurusan WP saat ini tidak akan pernah meninggalkan Novel yang saat ini sedang menjalani proses perawatan kesehatan. Di sisi lain pelaku penyerangan belum ditemukan.
Pada kesempatan yang sama, Novel memberikan selamat pada pengurus WP terpilih dan menyemangati agar tetap menjaga dan merawat institusi KPK bersama-sama.
Pengurus WP periode 2018-2020 saat ini adalah:
Ketua: Yudi Purnomo Harahap
Wakil Ketua I: Yadyn
Wakil Ketua II: Harun Al Rasyid
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
Terkini
-
Menteri PPPA Minta Siswi SMPN 6 Denpasar Korban Pelecehan Seksual Tak Dikeluarkan atau Dikucilkan
-
Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
-
Remaja Jakarta Rentan Jadi Sasaran Utama Child Grooming di Ruang Digital
-
Skandal Jabatan Perangkat Desa Pati, KPK Periksa Ajudan Hingga Camat Terkait Kasus Bupati Sudewo
-
KPK Mulai Pakai AI Audit LHKPN, Pejabat Harta Janggal Langsung Kena 'Bendera Merah'
-
Kronologi Suderajat, 30 Tahun Jualan Es Gabus Hancur Dituduh Dagang Makanan Berbahan Spons
-
PNKT-Kemensos Perkuat Sinergi Dukung Program Prioritas Presiden di Daerah
-
Usman Hamid Soroti Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Trump: Dinilai Lemahkan Komitmen HAM
-
Buntut Panjang Pedagang Es Gabus Viral: Propam Turun Tangan Periksa Polisi yang Gegabah
-
Pemerintah Buat Rumusan Penghapusan Tunggakan BPJS, Kapan Mulai Berlaku?