Suara.com - Satuan Resmob Kepolisian Resor Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur menangkap seorang warga Desa Tambak Agung Barat, Kecamatan Ambunten berinisial SMJ diduga pembuat mercon atau petasan.
"Tersangka ditangkap di rumahnya ketika sedang menata dan menyiapkan bahan-bahan untuk membuat mercon," kata Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Abd Mukid, di Sumenep, Selasa (29/5/2018).
Polisi menyita sejumlah barang bukti dari tersangka, di antaranya satu plastik berisi serbuk abu-abu yang diduga bahan peledak atau bahan baku untuk membuat mercon, dua buah karung berisi serbuk hitam diduga bahan pembuat sumbu mercon, dan tiga plastik berisi serbuk kuning diduga sebagai bahan pembuat mercon.
Sebelumnya, polisi menerima informasi tentang tersangka yang diduga menyimpan dan akan menggunakan bahan peledak untuk membuat mercon.
Setelah melakukan pemyelidikan dan meyakini kebenaran informasi tersebut, tim dari Satuan Resmob Polres Sumenep langsung menggerebek tersangka di rumahnya.
Polisi langsung membawa tersangka beserta barang buktinya ke Mapolres Sumenep di Kecamatan Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Sesuai hasil pemeriksaan sementara, tersangka memperoleh bahan peledak untuk membuat mercon itu dari seseorang atau perantara. Anggota masih mendalami keterangan tersangka," kata Mukid pula.
Polisi menjerat tersangka yang tertangkap tangan memiliki dan menyimpan bahan berbahaya tersebut dengan pasal 1 ayat 1 Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?