Suara.com - Usai beredar foto di media sosial pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Amien Rais di pelataran Kabah, Makkah. Kini menyusul foto pertemuan Prabowo dan Amien dengan Habib Rizieq Shihab (HRS).
Pertemuan tiga tokoh tersebut dibenarkan Wakil Gubernur sekaligus Wakil Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno.
"Saya baru liat, tadi fotonya dikirimin," ujar Sandiaga di Jakarta, Sabtu (2/6/2018) saat ditanya pertemuan tentang pertemuan Prabowo dan Amien Rais dengan HRS.
Sandi pun mendoakan Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais yang tengah melaksanakan ibadah umroh di Tanah Suci, Makkah.
Ia berharap tali silaturahim kedua tokoh yang baru saja bertemu di Makkah itu membawa berkah di bulan Ramadan.
"Saya doakan umrohnya pak Prabowo mabrur. Amalnya solehah dan makbulan, dan usahanya nggak pernah merugi. Dan saya harap silaturahim dengan ulama, Pak Amien itu tokoh bangsa dan ulama di Tanah Suci, ini jadi bawa berkah Ramadan," ujar Sandi.
Ia menyebut Prabowo akan berdoa di Multazam. Multazam merupakan tempat di mana doa ijabah.
"Tadi Pak Taufik bisik-bisik (Ketua Sekber), alangkah baiknya kalau doa di Multazam, Pak Prabowo bagaimana bangsa ini bisa mensejahterakan warganya, ekonomi yang betul-betul berpihak pada rakyat. Kita harus jadi mandiri, itu tempat-tempat yang makbul dan waktunya menjelang buka puasa," ucap Sandi.
"Tadi Pak Taufik kontak langsung sama Pak Prabowo. Pak tolong diingetin jamnya, untuk berdoanya. Tapi untuk kebaikan izin Allah. Kemuliaan ibadah umrah di Bulan Suci Ramadan itu, sama dengan berhaji dengan Rasulullah SAW," sambungnya.
Karenanya Sandi berharap Prabowo dan Amien Rais tidak hanya membahas politik. Namun tetap mengutamakan ibadah umroh di Tanah Suci.
"Saya harapkan jangan bias, sebagai tokoh politik pasti banyak yang membicarakan aspek politiknya. Tapi aspek ibadahnya harus juga diutamakan karena dateng ke situ nggak semua elemen masyarakat bisa. Bulan suci Ramadan itu baik," katanya lagi.
Berita Terkait
-
Sandiaga Ungkap Pertemuan Prabowo, Amien dan Rizieq di Makkah
-
Prabowo-Amien Bertemu di Makkah, Konsolidasi Politik?
-
Golkar Harap Umrah Prabowo dan Amien Rais Diniatkan untuk Allah
-
Prabowo dan Amien Rais Bertemu Rizieq di Mekkah, Ngabalin Nyinyir
-
Habib Rizieq Jadi Capres, Ustaz Yusuf Mansur: Tidak Masalah
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag