Suara.com - Ketua MPR Zulkifli Hasan menjadi pembicara di forum duni, Forum Parlemen Dunia di Moscow, Rusia, Senin (4/6/2018). Di sana dia bicara soal nasib Palestina dalam keadaan perang.
Zulhas mengajak dunia bersatu untuk mendukung kemerdekaan Palestina. Dia juga mengecam pembunuhan tergadap medis perempuan Razan Ashraf Nazzar.
"Kemanusiaan kita sungguh terluka. Dunia harus mengecam pembunuhan tenaga medis perempuan Razan Ashraf Nazzar dan orang orang tak berdosa di Palestina," kata Zulhas dalam keterangan persnya, Selasa (5/6/2018).
Menurut politisi PAN itu, solidaritas untuk Palestina merupakan hak solidaritas kemanusiaan. Terlepas dari agama, suku, bangsa, dan negaranya.
"Mari bersatu agar tak ada lagi penindasan suatu bangsa atas bangsa lain. Tak ada lagi tempat untuk penjajahan di atas dunia. Titik!" serunya.
Martir muda tersebut bernama Razan Al Najjar, seorang gadis berusia 21 tahun yang bekerja secara sukarela sebagai tim medis (perawat) di tengah protes Palestina terhadap Israel di Jalur Gaza.
Sebagaimana antara lain ditulis New York Times, Razan ditembak pada Jumat (1/6/2018) sore, sekitar satu jam menjelang matahari terbenam. Saat itu, Razan yang berpakaian putih tim medis, tengah berusaha membantu salah seorang pengunjuk rasa lainnya --untuk terakhir kalinya.
Ketika itulah tiba-tiba, menurut keterangan salah satu saksi mata, tentara Israel yang diyakini adalah penembak jitu (sniper) melepaskan dua atau tiga tembakan dari seberang pagar pembatas. Raza pun terjatuh, terkena tembakan di bagian atas tubuhnya. Hingga, tak lama kemudian setelah sempat dirawat, nyawanya tak tertolong lagi.
Kesaksian itu antara lain disampaikan Ibrahim Al Najjar (30), salah seorang kerabat Razan yang ada di tempat kejadian. Menurut Ibrahim, saat itu Razan berada kurang dari 90 meter dari pagar, sembari memasang perban untuk seorang lelaki yang terluka usai terkena gas air mata. Sang lelaki lalu dibawa ambulans, sementara rekan-rekan Razan lantas mendekatinya yang juga sedikit terpengaruh gas. Saat itulah kata Ibrahim, tiba-tiba terdengar tembakan, dan Razan pun tumbang.
Ibrahim mengaku lantas segera mengangkat tubuh Razan bersam dua orang lain ke ambulans yang membawanya ke rumah sakit lapangan terdekat. Dokter Salah Al Rantisi, manajer rumah sakit tersebut, mengatakan bahwa Razan dibawa dalam kondisi serius, hingga akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Gaza Eropa di Khan Younis, di mana dia akhirnya meninggal di ruang operasi.
Saksi mata lain dan keterangan dari Kementerian Kesehatan Gaza menyampaikan kronologis sedikit berbeda. Menurut mereka, saat itu Razan bersama rekan-rekannya dari tim medis berjalan ke arah pagar pembatas dengan tangan terangkat ke atas, dengan maksud hendak mengevakuasi beberapa pengunjuk rasa yang terluka. Saat itulah tembakan meletus, dan Razan tumbang tertembus peluru di bagian dadanya.
Razan sendiri adalah korban tewas ke-119 dari warga Palestina dalam rangkaian unjuk rasa terbaru terhadap Israel tiga bulan terakhir. Namun dia adalah satu-satunya korban tewas di hari Jumat itu.
Berita Terkait
-
Zulkifli Hasan Tanya Sumber Dana THR PNS, Ini Jawaban Sri Mulyani
-
Razan Al Najjar, Malaikat yang Rebah kala Senja di Palagan Gaza
-
Kisah Perawat Palestina Razan Al Najjar yang Mati Ditembak Israel
-
Ketum PAN Berharap Pertemuan Jokowi dan Amien Rais Terwujud
-
Mulan Jameela Blak-blakan Kondisi Finansial Usai Berhijab
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Update Banjir Jakarta hingga Jumat Malam: 114 RT Masih Terendam
-
Bukan Pengganti PBB, Board of Peace Jadi Strategi Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina
-
Tuntaskan Kunjungan di Swiss, Prabowo Lanjut Bertemu Macron di Paris
-
Kasatgas Tito Dorong Pembukaan Akses dan Penataan Hunian Pascabencana di Aceh Timur
-
Strategi Pramono Tangani Banjir Jakarta: Fokus Normalisasi Sungai, Tidak Tambah Sumur Resapan
-
Gaji Guru Dinilai Tak Layak, Komisi X DPR Dorong Upah Minimal Rp 5 Juta
-
Ikut Jokowi ke Arab, Keterangan Dito Ariotedjo Disebut Kuatkan Bukti Soal Pembagian Kuota Haji
-
Melodi My Way di Bawah Rintik Hujan Batu Tulis Warnai Perayaan Sederhana HUT ke-79 Megawati
-
Geledah Rumah Bupati Pati Sudewo Dkk, KPK Amankan Dokumen Hingga Uang Ratusan Juta Rupiah
-
Trah HB II: Kerja Sama Rp 90 Triliun dengan Inggris Tak Sebanding dengan Harta Jarahan Geger Sepehi