Suara.com - Ada 41 titik posko MudikMu Aman (Rest Area) yang disiapkan Lazismu untuk dapat disinggahi para pemudik, dari mulai Merak Provinsi Banten sampai Jember, Jawa Timur.
Ketersediaan posko mudik tersebut dilatarbelakangi dari informasi yang dirilis Kemenhub bahwa pada tahun 2018, ada 8,5 juta pemudik menggunakan motor, selebihnya menggunakan moda transportasi seperti mobil penumpang sebanyak 3,72 juta.
Dalam catatan Jasa Marga tahun ini, diprediksi antrean panjang pemudik akan meningkat 53% dari tahun sebelumnya yang tercatat 1.392.441. Jumlah antrean kendaraan roda empat segera memenuhi ruas tol menuju Pulau Jawa melalui Tol Jakarta-Cikampek.
Kepadatan volume kendaraan pada arus mudik 2018 perlu disikapi dengan ketersediaan adanya tempat istirahat (rest area) yang memadai. Karena selepas melewati ruas tol di daerah Cirebon menuju Brebes terdapat titik-titik lelah pemudik selama perjalanan jauh.
Untuk antisipasi hal tersebut, Lazismu melalui program MudikMu Aman berpartisipasi membuka titik-titik tempat istirahat dengan fasilitas layanan kesehatan, layanan pijat, tempat istirahat, ambulans gratis, dan minuman panas serta mainan anak.
Selain fasilitas di atas, Lazismu juga memfasilitasi pemudik khususnya penyandang disabilitas, lansia dan anak-anak. Layanan khsusus ini untuk mempermudah penyandang disabilitas dalam memanfaatkan toilet portable, alat kebersihan, kasur dan obat-obatan.
Dalam pengalaman penyelenggraaan mudik 2017, Lazismu mendata anak-anak tidak sekuat orang dewasa. Begitu pun dengan penyandang disabilitas, terutama kursi roda masih kesulitan mengakses toilet di rest area dan masjid. Maka Lazismu memfasilitasi toilet portable agar mereka dapat mengakses secara mudah.
Melalui program MudikMU Aman, Lazismu mengajak masyarakat untuk tidak sungkan singgah dan memanfaatkan layanan dan fasilitas ini sewaktu-waktu ketika mudik. Pemudik yang membutuhkan informasi silakan memanfaatkan fasilitas ini untuk meminta pertolongan.
Dalam kesempatan ini, Lazismu juga melakukan pendistribusian Kado Ramadhan di 45 titik yang tersebar di beberapa provinsi, dengan penerima manfaat sebanyak 85.605 jiwa. Melalui program Kado Ramadhan, Lazismu menyediakan paket sembako sebanyak 10.972, kado spesial 242, paket takjil 67.887, paket school kit 2.182, paket back to masjid 283 dan paket THR sebanyak 2.870.
Paket-paket tersebut sudah tersalurkan selama tiga pekan ini menjelang satu minggu sebelum hari raya. Masih ada kesempatan dan sisa waktu kepada kaum muslimin untuk berbagi Kado Ramadhan dengan menyalurkan zakat, infak dan sedekahnya melalui Lazismu.
Selain itu, dilakukan juga penandatanganan MoU antara Lazismu dan TokoSodara.com, pengiriman kado Ramadan gratis dengan Paxel dan serah terima tebar sarana alat ibadah bersama Dakta, serta penyerahan santunan untuk lansia dan penyandang disabilitas.
Dalam kesempatan itu, Kepala Staf Presiden, Jendral Moeldoko, menyampaikan apresiasinya kepada Lazismu melalui program-programnya di Ramadan tahun ini. Menurut Moeldoko, inilah jihad yang sesungguhnya.
"Jihad memberdayakan orang yang lemah agar berdaya. Jihad itu hidup untuk mengangkat derajat orang yang membutuhkan" katanya.
"Lazismu belum lama ini datang ke Istana menyampaikan program-programnya. Saya sangat tertarik dan siap bergabung untuk menyukseskan program Lazismu. Seperti program di daerah tertinggal yang sudah di lakukan Lazismu di Indonesia Timur," tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama Lazismu, Hilman Latief mengatakan, pada Ramadan tahun ini ada beberapa masukan kepada Lazismu dalam program selama bulan suci. Salah satunya MudikMu Aman untuk memfasilitasi penyandang disabilitas.
Berita Terkait
-
5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal
-
Menembus Kabut Silosanen Jember: Perjalanan yang Tak Selamanya Mulus
-
Mau Nonton Bioskop di Jember? Cek 4 Lokasi Paling Hits dan Nyaman Ini
-
Malam Seru di Kota Cinema Mall Jember, Nonton dan Kuliner yang Tak Terlupakan
-
Cerita dari Alun-Alun Jember: Menemukan Ruang Ternyaman di Tengah Hujan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?