Suara.com - Oman (25) penjual tiket salah satu Perusahaan Otobus (P.O) bus yang melayani antar kota dan antar pulau mengaku penjualan tiket menjelang lebaran tidak mengalami kesulitan. Hanya saja, permintaan jarak dekat seperti ke Jakarta - Tegal atau Jakarta - Banten menurun dari tahun sebelumnya.
"Kalau ke Sumatera tidak mengalami penurunan. Normal, meskipun harga naik beberapa kali lipat. Biasa, seperti tahun-tahun lalu juga begitu," ungkapnya kepada Suara.com di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (11/6/2018).
Ia mengatakan jika tahun ini dirinya pekerjaannya sedikit ringan karena sudah ada sistem pembelian tiket online. Dengan pembelian tiket online kini penumpang tidak kesulitan mencari bus yang akan ia tumpangi.
"Jadi, nomor, dan bus sudah tertera pas pembelian tiket online. Jadi mereka datang, cari bus yang sesuai nomor mereka. Mereka bisa langsung naik. Jadi tidak serumit dulu," katanya.
Ia menjelaskan tujuan yang banyak di pilih pemudik tahun ini ke Sumatera. Menurutnya, banyak penumpang memilih mudik menggunakan transportasi bus karena terjangkau.
"Merekan biasa mudik satu keluarga, dan kadang lebih dari tiga orang. Kalau naik pesawat, tiket mahal. Dengan bus mungkin lebih terjangkau," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mudik Naik Motor, Catat Jam Macet Jalur Kalimalang sampai Bekasi
-
Lima Masalah Kesehatan yang Paling Sering Dialami Pemudik
-
H-5 Lebaran, 18.184 Pemudik 'Serbu' Terminal Kampung Rambutan
-
SPBU Jadi Pilihan Tempat Bermalam Bagi Para Pemudik Bermotor
-
Kapolri Beberkan 4 Titik Paling Macet Selama Arus Mudik 2018
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Daftar Tersangka Kasus Bea Cukai: Dari Pejabat Elite hingga Bos Korporasi
-
Respons Janji Prabowo, DPR Minta Hapus Klasterisasi Guru dan Jadikan Semua PNS!
-
Pleidoi Menohok Noel: Bela Buruh Diperas, Malah Dituduh Memeras
-
Riset: 80 Persen Warga Pesisir Alami Penurunan Pendapatan Akibat Krisis Iklim
-
Muncul di Mabes Polri, Waka BGN Sony Sanjaya Jawab Isu Panas Kena OTT
-
Menyesal Pernah Jadi Wamenaker, Noel Ebenezer: Pedih Sekali Saya Dapat Jabatan Ini
-
Penasihat Hukum Klaim Noel Ebenezer Ada di Waktu dan Tempat yang Salah dalam Kasus K3
-
Tragedi Ebola Kongo: Disangka Virus Hoaks Hingga Kehilangan Seluruh Keluarga
-
Dasco Pimpin Rakor Tingkat Tinggi, Kebut Pembangunan 39 Ribu Huntap untuk Korban Bencana Sumatera
-
Prabowo Dorong Energi dari Limbah Jagung dan Sawit, Pakar Ingatkan Keseimbangan Pangan