Suara.com - PT Kereta Api Indonesia mengoperasikan kereta sleeper berfasilitas mewah sekelas kabin bisnis pesawat, untuk melayani kebutuhan pemudik Idul Fitri 1439 Hijriah, Juni 2018.
Gerbong berkapasitas 18 kursi tersebut berbeda dengan kereta api kelas bisnis. Kursi di gerbong itu bisa direbahkan hingga kemiringan 170 derajat, sehingga cocok untuk tidur.
Setiap kursi memunyai pembatas sendiri sehingga tampak seperti ruang pribadi, dan dilengkapi televisi 12 inci.
Meski perbedaannya sangat mencolok dibandingkan kereta kelas bisnis, harga tiket kereta api sleeper seat ini hanya dibanderol sebesar Rp 900 ribu, atau Rp 200 ribu lebih mahal ketimbang gerbong kelas bisnis.
"Harga tiket untuk layanan ekslusif terbaru ini dibanderol sebesar Rp 900.000. Tarif ini merupakan harga promo yang berlaku selama sebulan ini," kata Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (12/6/2018).
Edi mengatakan, tiket gerbong itu bisa didapatkan dari banyak saluran pembelian. Namun, khusus untuk hari ini, semua tiket untuk gerbong itu sudah laku terjual.
"Masyarakat dapat melakukan pemesana tiket dari berbagai saluran pemesanan tiket KAI mulai 11 Juni 2018," katanya.
Edi mengatakan, pengadaan gerbong mewah pada tahun ini untuk meningkatkan pelayanan PT KAI kepada masyarakat. Karenanya, dia berharap setelah menikmati perjalanan perdana kali ini, masyarakat merasa nyaman.
"Ini merupakan salah satu bentuk inovasi dari PT KAI untuk meningkatkan layanan. Dengan adanya luxury class ini, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan jenis pejalanan sesuai tarif dan pelayanannya," kata Edi.
Baca Juga: Kabar Suami Ditangkap Polisi, Begini Penjelasan Dina Lorenza
Untuk diketahui, PT KAI merangkaikannya keempat gerbong mewah tersebut ke rangkaian kereta Argo Anggrek dengan rute stasiun Gambir menuju stasiun Pasarturi, Surabaya, dan sebaliknya.
Total penumpang yang dapat diangkut oleh kereta mewah tersebut adalah 72 penumpang, karena setiap gerbong terdiri dari 18 kursi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist
-
Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI
-
Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman
-
KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa
-
Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan
-
UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum
-
7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun
-
31.000 Rumah Terdampak Bencana Terima Dana Stimulan Perbaikan Hunian
-
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional
-
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali