Suara.com - Tim pencarian korban kecelakaan kapal layar motor (KM) Arista yang tenggelam di perairan Makassar kembali menemukan dua korban penumpang yang sempat menghilang, Kamis (14/6/2018) sekira pukul 00.30 Wita.
Kedua korban yang masih anak-anak itu ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Mereka masing-masing warga Pulau Barrang Lompo bernama Soraya (12) dan Indriyani (7).
"Kami menyampaikan bahwa tim pencari kembali menemukan dua korban tenggelam KLM Arista. Keduanya anak-anak berjenis kelamin perempuan," jelas Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Komisaris Besar Dicky Sondani saat dikonfirmasi Suara.com.
Penemuan jenazah itu membuat total jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan itu menjadi 15 orang. Sementara enam penumpang lainnya masih dalam pencarian.
Korban laka kapal KLM.ARISTA yang dibawa oleh kapal KPLP lalu dibawa ke tanggul kawasan pelabuhan Paotere, kemudian dibawa ke RS Bhayangkara utk dilakukan identifikasi.
Foto: Penemuan koran tenggelamnya KM Arista. [Suara.com/Lirzam Wahid]
"Saat ini, sedang dilakukan identifikasi oleh Tim DVI Biddokes Polda Sulsel, jadi korban meninggal sudah bertambah dua orang menjadi 15 orang," jelas Dicky.
Hingga saat ini, delapan penumpang dilaporkan masih hilang pascatenggelamnya kapal yang mereka tumpangi. Mereka masing-masing Risal (12), Ramlah Tahir (4), Khaeriah (50), Dg Ati (50), Dg Ngasseng (50) dan Rusdah (26). (Lirzam Wahid)
Baca Juga: Kronologis Penemuan 2 Jenazah bocah Kecelakaan Maut KM Arista
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki