Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan kapal Arista yang tenggelam di Makassar adalah kapal kecil.
Menurut Kepala Posko Harian Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Muhamad Syaiful, kapal yang bertolak dari Paotere menuju Barang Lompo tersebut adalah kapal jeloro atau sejenis kapal gojekan.
"Kapalnya jenis jeloro, kalau kita di sini kapal-kapal gojekan gitu, tapi dimuat dengan banyak orang," kata Syaiful di Gedung Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (13/6/2018).
Ia mengatakan, penyebab tenggelamnya kapal nahas adalah karena cuaca yang buruk. Dia juga menduga, salah satu penyebabnya adalah adanya kelebihan penumpang. Sebab, kapal jenis ini hanya bisa mengangkut 15 hingga 20 orang.
"Kata orang kita di sana, itu (kapal) dihantam ombak dan angin kencang," kata dia.
Berdasarkan informasi, akibat tenggelamnya kapal tersebut, 13 orang dilaporkan meninggal dunia. Sementara jumlah penumpangnya mencapai 43 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek