Suara.com - Wakil Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ahmad Baidowi minta pemerintah memberikan penjelasan pada publik atas pelantikan Komisaris Jenderal Polisi M Iriawan sebagai pejabat sementara Gubernur Jawa Barat di Bandung. Pelantikan Iwan Bule, sapaan akrab Iriawan dilakukan, Senin (18/6/2018) pagi tadi.
Baidowi memahami pengangkatan Iriawan sebagai Pjs Gubernur Jawa Barat sepenuhnya adalah wewenang pemerintah, sesuai dengan UU No. 10 Tahun 2016 dan Permendagri Nomor 1 Tahun 2018.
"Hanya saja, pemerintah harus memastikan tidak ada konflik kepentingan dalam pengangkatan Iriawan. Mengingat di Jabar ada salah satu kontestan berlatarbelakang polisi," kata Baidowi kepada wartawan, Senin (18/6/2018).
Namun demikian, apabila dilihat dari tenggat waktu pelaksanaan Pilkada sudah sangat mepet, menurutnya, sulit terjadinya skenario kecurangan dalam Pilkada Jabar. Terlebih di era saat ini, dimana memanfaatkan birokrasi bukanlah perkara mudah, karena kontrol dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sampai ke tingkat TPS yang sangat ketat.
"Begitupun perhatian masyarakat dan pegiat pemilu juga ketat," ujar Baidowi.
Namun ia mengingatkan, nama baik Polri saat ini berada dipundak M Iriawan, yang mana pelantikannya banyak menuai pro dan kontra.
"Di pundak Iriawan nama baik institusi Polri sedang dipertaruhkan. Apakah mau terseret ke konflik kepentingan Pilkada atau tetap profesional. Kami masih meyakini Polri tetap berada dalam kordiornya," kata Baidowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis