Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara Multaqo, Pertemuan Ulama dan Dai se-Asia Tenggara, Afrika dan Eropa ke-V di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Selasa (3/6/2018). Dalam sambutannya, Anies mengapresiasi acara yang berlangsung di Jakarta tersebut.
Ia juga berterima kasih pada Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang sudah meluangkan waktunya untuk hadir sekaligus membuka acara tersebut.
"Sebuah kehormatan bagi kita Indonesia, khususnya di Jakarta bisa jadi tuan rumah apalagi tema yang diangkat adalah Merajut Ukuwah Meraih Berkah," kata Anies.
Menurut dia, Indonesia memiliki lebih dari 700 bahasa, lebih dari 400 suku bangsa. Yang unik di Indonesia, kata dia, bukan hanya dari keragaman.
"Yang unik adalah persatuan di dalam keberagaman. Beragam bukan barang baru, tapi bersatu dalam keberagaman, di situ letak keunikan," kata dia.
Selanjutnya Anies mengenalkan Wapres JK di hadapan hadirin. Ia menjelaskan, JK merupakan pemimpin Indonesia yang sangat relevan untuk bicara mengenai perdamaian, khususnya di tanah air.
"Beliau adalah bapak perdamaian. Tangannya, berbagai proses, konflik (diselesaikan), kita ingat Aceh yang bertahun-tahun tidak selesai dimediasi akhirnya hadir perdamaian," imbuh Anies.
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Apresiasi Penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran
-
Bukan Bangkok, Sandiaga Contoh New York untuk Bangun Jakarta
-
Gubernur DKI Jakarta Tutup Jakarta Fair Kemayoran 2018
-
Ternyata Demokrat Belum Serius Bahas Pasangkan JK - AHY
-
Duet Prabowo-Anies di Pilpres, Sandi Serahkan pada Mitra Koalisi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!