Suara.com - Hingga pukul 06.00 WITA, Rabu (04/07/2018) tim penyelamat kecelakaan KM Lestari Maju sudah menemukan 34 korban meninggal. Tim menemukan puluhan penumpang di luar data manifes sebelumnya.
Menurut Hamsidar, Kepala Humas Basarnas Makassar, jumlah penumpang kapal yang ditemukan meninggal terus bertambah. Terakhir pagi tadi lagi-lagi ditemukan empat korban jiwa.
"Tadi pagi ditemukan lagi empat orang, dua dewasa, dua anak-anak jenis kelamin wanita," jelas Hamsidar.
Berdasarkan data yang dihimpun tim penyelamat, penumpang KM Lestari Maju mencapai 164 orang, lebih banyak daripada data sebelumnya, yang menyebutkan 139 penumpang.
Dari data itu, sebanyak 144 penumpang terdata, sementara 20 lainnya tidak diketahui identitasnya atau no name.
"Manifes 164, terdiri dari 144 terdaftar nama dan 20 no name. Yang no name ini tetap membeli tiket, namun termasuk penumpang bus," terang Hamsidar.
Sementara itu, Inspektur Jenderal Umar Septono, Kapolda Sulsel masih memimpin pencarian korban di Kabupaten Kepulauan Selayar. Ia juga sempat melayat ke rumah duka korban karam KM Lestari Maju.
"Kapolda sejak semalam sudah berada di Selayar, menggunakan helikopter Korpolairud Baharkam Polri langsung memimpin evakuasi. Dan pagi ini sebelum meninggalkan Selayar, Kapolda menyempatkan melayat ke beberapa rumah korban yang meninggal dunia," jelas Dicky Sondani, Kepala Bidang Humas Polda Komisaris Besar. (Lirzam Wahid)
Baca Juga: Duh! Virgoun Dicegat Petugas Keamanan Bandara Malaysia
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto
-
Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?
-
Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia
-
AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini