Suara.com - Warganet tengah digegerkan oleh sebuah video viral berisi seorang lelaki bernama Susanto, yang disebut telah meninggal dunia karena tersengat listrik saat bekerja, tapi kembali hidup setelah dikubur di rawa.
Ritual penguburan Susanto di dalam lumpur Desa Sungai Purun Kecil, Sungai Pinyuh, Mempawah, Kalimantan Barat terjadi pada Minggu (8/7) akhir pekan lalu.
Sementara video penguburan tersebut baru viral di media-media sosial pada Kamis (12/7/2018).
Dalam video tersebut, tampak seorang lelaki bercelana pendek dan bertelanjang dada tengah mengubur tubuh Susanto memakai lumpur di rawa.
”Subhanallah. Kejadian di pontianak. Orang kesetrum yang dikatakan sudah mati. Langsung dikubur dalam tanah yang basah , bisa hidup lagi,” tulis warganet bernama Yuni Rusmini sebagai keterangan video terebut.
Namun, Kapolsek Sungai Pinyuh Komisaris Sunaryo dalam keterangan tertulis yang didapat Suara.com, mengatakan Susanto sebenarnya belum meninggal dunia tapi dalam masa kritis.
”Tidak benar dia sudah meninggal dunia. Dia tersetrum listrik tegangan tinggi saat bekerja memasang kanopi di bengkel mobil Aneka Jaya. Warga yang melihat hal itu langsung memberikan pertolongan pertama,” kata Sunaryo.
Seorang warga yang memahami metode pelenyapan induksi listrik langsung mengubur tubuh Susanto ke dalam lumpur.
Ternyata, kata Sunaryo, metode tersebut berhasil sehingga nyawa Susanto bisa diselamatkan. Setelahnya, warga membawa Susanto ke Rumah Sakit Umum Daerah Rubini Mempawah untuk mendapat perawatan intensif.
Baca Juga: Presiden Kroasia Curi Perhatian, Peluk Timnas Pakai Celana Dalam
“Jadi, setelah tubuhnya mulai dari leher hingga kaki dikubur dalam lumpur, Susanto siuman. Metode itu namanya grone, menghilangkan induksi aliran listrik tertutup. Setelah sadar, korban dibawa ke Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh dan dirujuk ke RSUD,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI
-
Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah
-
Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi
-
H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen
-
Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M
-
Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id
-
Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok
-
Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?
-
Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya
-
Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?