Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menegaskan salah satu bangunan yang roboh di Kawasan Kota Tua, Penjaringan, Jakarta Utara bukan bagian dari cagar budaya.
"Itu tidak bagian dari cagar budaya. Lagi diteliti, itu bagian dari gedung di antara cagar budaya," ujar Sandiaga di Koja, Jakarta Utara, Minggu (15/7/2018).
Bangunan tersebut selama ini dijadikan sebagai gudang, diapit bangunan cagar budaya restoran galangan kapal VOC dan restoran Raja Kuring di Jalan Tongkol, Penjaringan, Jakarta Utara.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu menuturkan, tim Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kekinian telah melakukan penelitian terhadap gedung yang roboh tersebut.
Menurutnya, gedung yang roboh dikarenakan faktor usia. Lebih lanjut, Sandiaga meminta perawatan bangunan tersebut tidak mengubah Kota Tua Jakarta.
"Perawatan yang kami harapkan jangan mengubah tekstur dan kontur Kota Tua ini. Karena justru target revitalisasi ke depan adalah, menghadirkan Kota Tua yang benar-benar bersejarah,” tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'