Suara.com - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Korea Selatan Wiwit Sutrisnoputro yang tewas terjebur ke kolam rendaman besi panas di tempat kerjanya berniat ingin memperbaiki mesin yang rusak. Namun nahas, Wiwit jatuh dan terendam air panas bekas besi tempa.
Wiwit merupakan TKI asal Dusun Jalakan, Desa Triharjo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Wiwit bekerja di sebuah perusahaan manufaktur di Korea Selatan.
"Anak saya mau membenarkan mesin sendiri, sebenarnya kan itu tidak boleh. Kemudian dia terjatuh ke dalam air tempatnya buat naruh besi panas," kata ibu kandung Wiwit, Sumarsih saat ditemui di rumah duka RT 06, Dusun Jalakan, Desa Triharjo, Bantul, Jumat (20/7/2018).
Sumarsih beserta keluarga tidak menyangka anaknya meninggal secepat ini akibat kecelakaan kerja di luar negeri. Sehingga keluarga benar-benar merasa kehilangan. Terlebih anak pertamanya tersebut sangat sayang terhadap keluarga.
Sementara itu, bapak kandung Wiwit, Ngadino (50) mengatakan, anaknya itu merupakan sosok yang baik terhadap keluarga dan para tetangga. Setiap kali ada kegiatan kampung, Wiwit selalu berpartisipasi dengan mengirimkan sejumlah uang ke panitia.
"Peringatan 17 Agustus kemarin itukan ada lomba bola voli di kampung, dan setiap malam disiarkan kalau 'kegiatan itu bekerja sama dengan ini, dibantu Mas Wiwit yang ada di Korsel. Atas kejadian ini saya sangat terpukul, padahal dia anak yang santun," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Wiwit, TKI di Korea Tewas Tercebur ke Kolam Rendaman Besi Panas
-
Misteri : Sosok Terpancung Tiga di Tangga Makam Imogiri
-
Kasus Pelecehan Seksual TKI, Warga Singapura Divonis 11 Bulan
-
Terduga Teroris Bantul Anggota FPI? Novel: Fitnah Tahun Politik
-
Pedagang Bakso Tusuk yang Dibekuk Densus 88 Anggota FPI
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang