Suara.com - Anggota Komisi III DPR Junimart Girsang heran dengan sikap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak meminta agar anggarannya dinaikkan pada tahun 2019 mendatang. Padahal kata dia, beban kerja yang ada di KPK sangat tinggi.
Hal itu disampaikannya saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan KPK di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/7/2018).
"Kok KPK nggak minta anggaran tambah. Ada fungsi penindakan, pencegahan, ini kan banyak fungsi," kata Junimart.
Karena itu, dia mengingatkan pimpinan KPK untuk bisa memastikan dengan tepat anggaran yang akan diajukan. Dia berharap KPK dapat menjamin anggaran yang dimintanya tersebut tidak kurang.
"Tolong pak ketua bisa sampaikan apakah anggarannya cukup pak? Melihat beban kerja (seperti ini)," kata Junimart.
Sementara dalam RDP Ketua KPK Agus Rahardjo meminta agar alokasi anggaran atau pagu anggaran KPK tahun 2019 mendatang mencapai Rp 850 miliar. KPK berharap agar DPR menyetujui anggaran tersebut, walaupun sebenarnya anggaran tersebut dinilai masih kecil.
"Tolong untuk tidak dikurangi lagi (dari angka tersebut)," kata Agus.
Sebelumnya, Agus menjelaskan kepada Komisi III terkait serapan anggaran tahun 2018. Agus mengatakan hingga Juni 2018, anggaran yang sudah terserap sudah mencapai Rp 355 miliar atau 45 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp 790 miliar.
Baca Juga: Fahri Hamzah: Kabinet Jokowi Pengecut, KPK Jadi Ugal-ugalan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK