Suara.com - Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto mengaku telah menyebarkan ciri-ciri dan identitas pelaku begal payudara yang kini masih buron. Penyebaran itu dilakukan setelah polisi merampungkan sketsa wajah dari pelaku yang telah meremas payudara mahasiswi sekaligus penjual donat dan dua perempuan lain di Kota Depok, Jawa Barat.
"Ini sketsa wajah itu kita buat untuk nantinya agar kita mendapatkan informasi (soal keberadaan pelaku) dari masyarakat," kata Didik di Polda Metro Jaya, Selasa (31/7/2018).
Selain di Kota Depok, sketsa wajah pelaku pelecehan terhadap wanita itu juga akan disebar di Jakarta dan daerah-daerah lain di luar Depok. Dia juga meminta agar awak media turut menginformasikan soal penyebaran sketsa wajah pelaku yang kini identitasnya sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
"Ya, intinya dengan temen-temen media, tentunya kan sebagai sarana untuk kita mempublikasikan kepada masyarakat," katanya.
Terkait penyebaran sketsa wajah ini, Didik mengimbau kepada seluruh masyarakat bisa melaporkan bila menemukan orang mencurigakan yang mirip dengan sketsa wajah pelaku begal payudara.
"Apabila ada informasi seperti ciri-citi itu mungkin bisa menginformasikan ke kita untuk nanti kita lakukan penyelidikan lebih dalam terhadap orang-orang yang mirip dengan sketsa wajah," kata dia.
Berdasarkan sketsa wajah yang telah dirampungkan dengan bantuan tim Inavis Mabes Polri, pelaku begal payudara berusia sekitar 25 sampai 27 tahun. Pelaku diduga memiliki ciri-ciri dengam tinggi badan sekitar 170 sentimeter. Pembuatan sketsa wajah pelaku begal payudara ini berdasarkan keterangan dari para korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?