Suara.com - Warga di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat memadati masjid-masjid untuk mengungsi pasca gempa bumi (gempa Lombok) 7 Skala Richter(SR) yang kembali mengguncang Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (6/8/2018) malam.
Di sejumlah masjid, seperti di masjid Hubbul Wathan Islamic Center Kota Mataram, masjid Jempong di kota Mataram, masjid Desa Labuapi, masjid Jereneng dan masjid Darud Dakwah Desa Mesanggok di Kabupaten Lombok Barat dipenuhi ratusan warga yang mengungsi.
Para warga ini, terlihat memenuhi halaman masjid. Mulai orang dewasa, lansia, anak-anak hingga bayi. Di halaman masjid mereka tidur hanya beralaskan tikar dan terpal serta selimut agar tidak kedinginan.
Dari penuturan warga, mereka takut kembali ke rumah, karena khawatir terjadi gempa susulan pascagempa bumi berkekuatan 7 SR yang mengguncang Pulau Lombok, NTB. "Kita masih takut kalau kembali ke rumah," ujar Ibu Sumarni.
Menurut Sumarni, dirinya bersama warga lainnya baru akan kembali ke rumah jika benar-benar situasi sudah dalam keadaan aman.
"Untuk sementara kita tidur di masjid dulu. Nanti kalau sudah aman, baru kita kembali ke rumah," ujarnya.
Hal senada juga diutarakan warga lainnya, Inak Yuli. Dirinya bersama keluarga harus terpaksa mengungsi sementara waktu dari rumahnya. Sebab, ia dan keluarga masih khawatir gempa susulan.
Terlebih lagi, saat gempa terjadi peringatan tsunami sempat menyala. Sehingga, ia dan keluarganya mengungsi dari rumah.
"Kita belum mau kembali ke rumah. Karena masih trauma," katanya.
Baca Juga: Korban Tewas Gempa Lombok Sebanyak 31 Orang
Gempa terjadi berkekukatan 7 skala ricter, Minggu (5/8/2018) sekitar pukul 18.46 WIB pada kedalaman 15 km. Pusat gempa 18 km Barat Laut Lombok Timur. Peringatan dini tsunami telah diaktivasi. Potensi tsunami terjadi di pantai Lombok Barat bagian utara dengan status waspada dan pantai Lombok Timur bagian Utara dengan status Waspada. Waktu kedatangan tsunami pukul 18.48.35 WIB tadi.
BPBD telah memerintahkan masyarakat untuk menjauh dari pantai. Gempa dirasakan di Pulau Lombok, Pulau Sumbawa, Pulau Bali hingga Jawa Timur bagian Timur. Guncangan sangat keras dirasakan di Kota Mataram. Masyarakat berhamburan keluar rumah. Masyarakat berlalu lalang di jalan dengn kondisi gelap karena listrik padam. Selain guncangan gempa susulan dirasakan. Hingga saat ini telah ada 14 kali gempa susulan.
Berdasarkan laporan BMKG telah ada tsunami dengan ketinggian tsunami yang masuk kedaratan 10 cm dan 13 cm. Diperkirakan maksimum ketinggian tsunami 0,5 meter. Waktu peringatan dini hingga BMKG menyampaikan pengakhiran peringatan tsunami.
Berdasarkan analisis peta guncangan gempa dirasakan. Intensitas gempa di Kota Mataram VIII MMI, Karangasem VI MMI, Ubud V MMI, Denpasar IV MMI, Kuta IV MMI, Tabanan V MMI, Singaraja III MMI, Negara IV MMI, Banyuwangi III MMI, Jember III MMI, dan Malang II MMI.
Dengan melihat kondisi tersebut diperkirakan kerusakan bangunan banyak terjadi terjadi di Kota Mataram. Umumnya bangunan-bangunan yang dibangun dengan kurang memperhatikan kontruksi tahan gempa akan mengalami kerusakan jika terkena guncangan gempa dengan intensitas di atas VI MMI Apalagi saat ini di Kota Mataram intensitas gempa VIII MMI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
Minyak Dunia Sudah Murah, Kenapa Harga Pertamax Masih Rp16 Ribu?
-
Kapolri Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo
-
Mendagri Tito Hadiri Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Bogor
-
Kemhan Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
-
Mediasi Buntu, Keluarga Adik Keisya Levronka Ungkap Alasan Tempuh Jalur Hukum
-
Rp756 Miliar Diselamatkan! Kapolri Bongkar Skandal Besar Bio Solar dan Perusahaan Sawit Nakal
-
Keluarga Keisya Levronka Gugat Untar Rp1 M, Soroti Tak Ada Ambulans usai Lexi Jatuh dari Lantai 6
-
Komdigi dan Universitas Brawijaya Bangun Sistem AI Pendukung Sekolah Rakyat
-
Geger Kelompok Society of Saint Pius X Angkat 4 Uskup Tanpa Persetujuan Paus Leo, Siapa Mereka?
-
Prabowo Puji Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan dan Program MBG