Suara.com - Seorang penjual kain serbet, Iwan (26) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi menggantung di dalam rumah kontrakannya, Kampung Abesin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.
Kapolsekta Bogor Tengah Komisaris Syaaifuddin Gayo mengatakan, jasad Iwan kali pertama ditemukan oleh rekannya, Selasa (7/8/2018) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, Iwan ditenukam tewas dengan kondisi leher tergantung.
"Korban ditemukan oleh temannya Mukti yang sedang main ke rumahnya. Setelah masuk, saksi melihat korban tergantung kaso atap rumah dengan tali rapia yang disimpul mati," katanya.
Menyadari rekannya sudah meninggal dunia, Mukti melaporkan temuannya itu ke warga sekitar dan kepolisian setempat. Polisi yang datang ke lokasi langsung melakkan olah tempat kejadian perkara.
Berdasaran hasil pemeriksaan saksi-saksi termasuk rekan korban, Iwan diduga nekat mengakhiri hidupnya lantaran memiliki masalah dengan keluarganya.
"Dugaan sementara murni bunuh diri. Karena sebelumnya korban sempat bercerita ke temannya kalau memiliki masalah keluarga. Di mana orangtua korban sudah tidak mempedulikannya," jelas Gayo.
Untuk memastikan penyebab kematiannya, jasad Iwan langsung dibawa polisi ke RSUD Ciawi untuk dilakukan visum. Polisi juga akan mengumpulkan keterangan lebih lanjut kepada pihak keluarga.
"Sekarang sudah dibawa ke RSUD Ciawi. Kasus ini masih dalam penyelidikan leboh lanjut," tutup Gayo. [Rambiga]
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
-
Gara-gara Gang Buntu, Komplotan Penipu di Gerai ATM Babak Belur
-
Mabes Polri Ancam Pecat 2 Polisi yang Peras Pedagang di Bekasi
-
Todongkan Pistol, 2 Polisi Peras Pedagang Bekasi Rp 12,5 Juta
-
Penembak Mati Herdi Suami Polwan, Ini Kata Kapolres Bekasi
-
Peras Pedagang Belasan Juta, 4 Preman di Bekasi Diciduk Polisi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung