News / Metropolitan
Rabu, 08 Agustus 2018 | 12:50 WIB
Perluasan Wilayah Ganjil Genap Akan Sukses ( Shutterstock )

Suara.com - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan ganjil genap selama Asian Games 2018 berlangsung. Berdasarkan hasil evaluasi setelah sepekan berjalan, kecepatan kendaraan mengalami peningkatan.

Andri mengatakan, jika sebelumnya kendaraan hanya melaju dengan kecepatan 15 hingga 20 persen, kini kendaraan bisa memacu kecepatannya hingga 25 sampai 30 persen. Peningkatan tersebut berlaku di semua tempat yang diberlakukan program ganjil genap.

"Dari pantauan ganjil genap, ada peningkatan kecepatan rata-rata 30 persen sedangkan waktu tempuh lebih cepat jadi ada penurunan sekitar 25 sampai 30 persen," kata Andri saat ditemui di Lapangan Medan Merdeka Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2018).

Tak hanya laju kendaraan pribadi yang mengalami peningkatan, TransJakarta juga mengalami peningkatan laju kecepatan sebesar 9 persen dari minggu pertama sebelum 1 Agustus dan minggu kedua setelah 1 Agustus.

"Untuk volume kendaraan belum ada datanya, tapi kita melakukan evaluasi kecepatan waktu tempuh dan keterangkutan penumpang," imbuh Andri.

Adapun ruas jalan yang kena imbas perluasan nomor polisi ganjil genap dan sejumlah ruas jalan lain yang bisa digunakan sebagai jalan alternatif adalah:

- Wilayah Jakarta Selatan meliputi Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan. Pengendara yang terkena dampak diberi jalur alternatif meliputi Jalan Akses Tol Cikampek, Jalan Sutoyo, dan Jalan Dewi Sartika.

- Jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan. Pengendara yang terkena dampak diberi jalur alternatif meliputi Jalan RA Kartini dan Jalan Ciputat Raya.

- Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Pengendara yang terkena dampak diberi jalur alternatif meliputi Jalan Warung Jati Barat, Jalan Pejaten Raya, Jalan Pasar Minggu, Jalan Soepomo, dan Jalan Saharjo.

- Wilayah Jakarta Utara meliputi Jalan Haji Benyamin Sueb, Jakarta Utara. Pengendara yang terkena dampak diberi jalur alternatif meliputi Jalan RE Martadinata, Jalan Danau Sunter Barat, Jalan HBR Motik, Jalan Gunung Sahari.

- Wilayah Jakarta Timur meliputi Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur. Pengendara yang terkena dampak diberi jalur alternatif meliputi Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Suprapto, Jalan Salemba Raya, dan Jalan Matraman.

Load More