Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap banyak tudingan dari beberapa pihak yang menuduhnya sebagai antek asing. Isu tersebut, kata Jokowi, beredar di media sosial.
Pernyataan ini disampaikan Jokowi ketika memberikan kata sambutan di acara pembukaan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, Angkatan XII Tahun 2018, Rabu (8/8/2018).
"Berkaitan dengan antek asing. (Ada yang bilang) Jokowi itu antek asing. Ini mumpung pas ketemu saya jawab sekali," kata Jokowi.
Jokowi mengatakan baru kali ini menjawab tudingan tersebut. Ia beralasan, karena banyak ulama yang hadir.
Atas tudingan antek asing itu, Jokowi menegaskan, hal itu tidak benar. Jokowi kemudian mengambil contoh dengan pengelolaan blok Mahakam, blok Rokan serta negosiasi kepemilikan saham PT. Freeport Indonesia.
"Bagaimana antek asing? Yang namanya blok Mahakam yang dulu dimiliki oleh Jepang, 100 persen kita berikan ke Pertamina. Blok Rokan dulu dikelola oleh Chevron Amerika, sekarang sudah diambil oleh Pertamina 100 persen juga," kata Jokowi.
Menurut Jokowi, proses negosiasi yang dilakukan pemerintah terkait kepemilikan saham perusahaan tambang emas yang beroperasi di itu Papua sangat alot. Selama 40 tahun perusahaan tersebut berdiri, Indonesia hanya mendapatkan 9,36 persen kepemilikan saham. Namun, tidak ada pejabat kala itu yang bersuara.
Saat pemerintahannya, Jokowi langsung memerintahkan menteri terkait untuk melakukan negosiasi.
"Saya negoisasi, menteri-menteri saya negosiasi 3,5 tahun alot sekali. Jangan dipikir negosiasi seperti itu mudah. Sangat alot sekali. Saya minta jangan mundur, kita mayoritas 51 persen," jelas Jokowi.
Baca Juga: Jokowi Akan Umumkan Cawapres Kamis Besok
Dalam negosiasi tersebut, Jokowi memerintahkan menteri untuk melakukan segala cara agar kepemilikan saham Indonesia atas PT Freeport bisa di atas 50 persen.
Jokowi menerangkan proses negosiasi selama 3,5 rahun akhirnya membuahkan hasil. Saat ini pemerintah sudah menandatangani Head of Agreement (HoA) dengan PT Freeport, sebagai bagian usaha mengambil alih 51 persen saham perusahaan tersebut.
Tetapi Jokowi lagi-lagi tidak menyangka dengan respon masyarakat, khususnya lawan politiknya.
"Malah suaranya kok jelek semua. Saya nggak ngerti gimana kita ini. 40 tahun, (saham pemerintah di PT Freeport) hanya sembilan persen pada diem. Begitu ada kesepakatan HoA 51 persen tidak didukung penuh," tutur Jokowi.
"Mestinya seluruh rakyat mendukung penuh agar itu betul-betul bisa dikelola bangsa ini. Begitu dibilang antek asing?," Jokowi menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing