Suara.com - Politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait menekankan pentingnya menjaga persatuan, menghargai pilihan-pilihan yang berbeda menjelang pesta demokrasi, Pilpres 2019 dan Pileg 2019 yang akan datang.
Lelaki yang kerap dipanggil Ara menilai, upaya provokasi dari kelompok tertentu tidak akan berhasil apabila masyarakat memegung teguh rasa persaudaraannya sesama bangsa Indonesia.
"Kalau kita kuat, rakyat kuat, pemerintah kuat, kita semua solid, punya ideologi kuat, konsolidasi kuat, saya rasa orang akan mikir-mikir untuk melakukan upaya kebencian dan upaya provokasi" tutur Ara dalam seminar bertajuk 'Waspadai Kebencian di Pilpres 2019' di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (8/8/2018).
Anggota Komisi XI DPR RI berpendapat, berapapun dan siapapun yang menjadi kandidat pada Pilpres mendatang, pasti adalah orang-orang pilihan. Ia berharap, para kandidat bisa menjadi pemersatu bangsa, bukan justeru sebaliknya jadi provokator untuk membenci pendukung lawan politiknya.
"Siapapun yang jadi, apapaun partainya harus pro kepada kedamaian, cinta kasih sesama anak bangsa. Kalau Indonesia bisa menemukan 4 atau 6 orang yang terpilih dari Capres dan Cawapres, paling tidak sebagai calon, siapaun orangnya, yang penting tidak pro kepada kebencian sebagai instrumen untuk mencapai kekuasaan," tutur Ara.
Ara pun mengajak kepada semua pihak agar mulai menyuarakan perdamaian di lingkungan masing-masing.
"Kita suarakan sekarang ini di berbagai macam posisi kita masing-masing. Ya siapaun yang jadi (presiden-wapres) kita harapkan pro terhadap perdamaian dan persatuan," ujar Ara.
Ia pun menyadari, Pilpres dan Pileg tidak terlepas dari kompetisi dan keinginan untuk meraih kekusaan. Tetapi, menurut dia yang lebih penting adalah menjaga persatuan.
"Kompetisi penting, kekuasaan penting, tapi yang paling penting persaudaraan untuk Indonesia," kata Ara.
Baca Juga: Layakkah Moeldoko Dampingi Jokowi di Pilpres 2019
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno