News / Nasional
Rabu, 08 Agustus 2018 | 18:21 WIB
Kepolisian Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menembak belasan orang diduga sebagai preman menjelang Asian Games 2018. (Suara.com/Andhiko)

Suara.com - Kepolisian Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menembak belasan orang diduga sebagai preman menjelang Asian Games 2018. Polisi menangkap setidaknya 15 tersangka dari kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian dengan kekerasan (curas) dalam satu pekan terakhir.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Budi Suryanto mengatakan, pada perhelatan Asian Games pada (18/8/2018) nanti mereka mengharapkan dapat menekan angka kejahatan terutama aksi 3C (curat, curas, curanmor) di wilayah kota Palembang. Sehingga perhelatan pesta olahraga se-Asia tersebut dapat berlangsung dengan aman.

"Sebanyak 15 pelaku kejahatan ini berasal dari tujuh laporan polisi atas kasus 3C," tegasnya di Mapolda Sumsel, Rabu (8/8/2018).

Menurutnya, pemberantasan preman ini merupakan bentuk ciptakondisi menjelang Asian Games selama di Palembang nanti. Pihaknya terpaksa memberikan tindakan tegas dan efek jera kepada pelaku kejahatan, jika mereka tetap beraksi ketika Asian Games. Bahkan, polisi menurutnya tak akan segan menembak di tempat.

“Kita melakukan upaya tindakan tegas terukur, namun jika membahayakan jelas akan ditembak di tempat,” ujarnya.

Upaya prefentif berupa operasi para preman pun masih tetap dilakukan terutama di wilayah rawan kejahatan di kota Palembang untuk memburu para DPO yang masih tetap beraksi menjelang Asian Games.

“ Ada beberapa nama yang masuk DPO kita sekarang masih dalam pengejaran,” pungkasnya. [Andhiko Tungga Alam]

Kontributor : Andhiko Tungga Alam

Baca Juga: Gasak Tas Mahasiswi, Bandit Jalanan Tewas Ditembak Polisi

Load More