Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menyebut Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai jenderal kardus.
Pernyataan tersebut dilontarkan Andi setelah pertemuan Prabowo dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (8/8/2018) malam ini batal.
Partai Gerindra langsung merespons dan menyebut. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menegaskan, yang pantas disebut jenderal kardus adalah SBY.
"Contohnya kan banyak antek-antek Demokrat yang jadi koruptor, berkardus-kardus duit dirampok begitu oleh kadernya kan, dan dipenjara oleh KPK kan. Nah itu baru jenderal kardus," kata Arief kepada wartawan, Rabu (8/8/2018).
Arief lantas mengomentari pernyataan Andi Arief bahwa Wakil Gubernur DKI Jakarta sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno memberikan uang mahar supaya menjadi cawapres Prabowo.
Ia menegaskan, Sandiaga masuk dalam bursa bakal cawapres Prabowo. Tapi, tak ada pemberian uang Rp 500 miliar kepada PKS maupun PAN agar diajukan sebagai cawapres.
"Ya, kita sih harus realistis, kalau yang diajukan anak boncel, yang pasti kami tak mau. Ingat tidak, dulu kenapa Anies didampingi Sandiaga? Kan Anies bukan kader PKS, tapi disetujui mereka. PKS itu partai yang tak pernah menerima mahar, salah!"
Untuk diketahui, Arief pada 23 Juli lalu, pernah menyebut Agus Harimurti Yudhoyono (putra SBY) sebagai "anak boncel". Saat itu, Demokrat tengah "mesra" dengan Gerindra, dan memunculkan wacana menduetkan AHY sebagai cawapres bagi Prabowo.
Kala itu, Arief menyematkan predikat tersebut karena AHY dianggapnya seperti anak kecil yang tak memunyai pengalaman politik.
Baca Juga: Sambut Asian Games, 18.818 Pempek Dimasak Pecahkan Rekor MURI
"Saya menyebut dia itu anak boncel, tak punya pengalaman. Konteksnya kan ada pertanyaan mengenai Prabowo dipasangkan dengan AHY. Saya bilang, sangat tidak mungkin kalau militer sama militer. Kedua, AHY itu kan belum punya pengalaman, masih boncel dalam politik," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno