News / Nasional
Rabu, 08 Agustus 2018 | 22:28 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief murka terhadap Partai Gerindra yang sebelumnya bersepakat untuk berkoalisi menghadapi Pilpres 2019. Andi bahkan menyebut bakal calon presiden Prabowo Subianto dengan sebutan jenderal kardus.

Andi mengatakan, Prabowo lebih menghargai uang ketimbang perjuangan. Ia ungkapkan hal tersebut di laman twitter pribadinya @AndiArief__ , Rabu (8/8/2018).

"Prabowo lebih menghargai uang ketimbang perjuangan. Jendral kardus," kata Andi.

Andi lantas mengungkapkan, Prabowo adalah jenderal yang berkualitas buruk. Sebab, Selasa (7/8) sore, Prabowo sempat memberikan janji manis kepada SBY.

Tapi, sikap Prabowo berubah karena Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, yang juga merupakan elite Partai Gerindra.

”Belum dua puluh empat jam mentalnya jatuh, ditubruk uang Sandiaga Uno untuk mengentertain PAN dan PKS.”

Sementara kepada wartawan Andi menuturkan, Sandiaga memberikan Rp 500 miliar kepada PAN dan PKS agar bisa menjadi calon wakil presiden Prabowo.

"Sandi sanggup memberikan masing-masing Rp 500 miliar ke PAN dan PKS menjadi cawapres," ujar Andi.

Baca Juga: Data Korban Jiwa Gempa Lombok Berbeda-beda, BNPB : Semua Benar

Load More