Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Johnny G Plate menegaskan, para juru bicara atau juru kampanye Joko Widodo (Jokowi) yang mengikuti pelatihan dari partai Koalisi Indonesia Kerja dibina untuk bisa melawan hoax. Mereka pun diberikan materi yang berisi dengan data dan fakta untuk melawah isu hoax.
Plate mengatakan, isu hoax saat ini memang marak terjadi, untuk itu para jubir dilatih untuk bisa melawan hoax. Salah satu caranya adalah dengan memberikan data dan fakta yang utuh. Sehingga, apa yang disosialisasikan oleh para jubir merupakan suati kebenaran.
"Ini dijelaskan dengan data akurat agar jubir bisa menyampaikan data sebenarnya dalam transparansi kepada masyarakat, tidak ada hoax," kata Plate saat ditemui di Hotel Oria, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018).
Plate menjelaskan, saat ini para jubir sedang menjalani pelatihan mengenai isu ekonomi. Semua yang diberikan kepada para jubir berupa data dan fakta yang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Materi ekonomi yang didalami oleh para jubir yang berjumlah 103 orang itu berupa kerangka makro ekonomi kokoh, keadilan ekonomi, tata kelola pembangunan yang efektif, pembangunan berkelanjutan dan berkesinambungan, serta kemandirian ekonomi.
"Dengan data yang akurat disiapkan, masyarakat saat pemilihan nanti bisa memilih mana calon presiden dan wakil presiden yang memiliki program keberpihakan pada rakyat dan tidak hoax,"tutup Plate.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret