Suara.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian kembali merotasi puluhan pejabat di tubuh Polri. Total ada 62 perwira Polri yang terdiri perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) yang dimutasi.
Keputusan Kapolri ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2015/VIII/Kep/2018 dan ST/2014/VIII/Kep/2018 tertanggal 13 Agustus 2018 yang ditandatangani oleh Kepala Biro Pembentukan Karir (Karobinkar) Polri Brigjen Pol Eko Indra Heri.
Berdasarkan skep yang diterima Suara.com, Senin (13/8/2018), berikut daftar nama-nama perwira tinggi yang dimutasi:
Berikut nama-nama perwira tinggi yang dimutasi per 13 Agustus 2018 tersebut.
1. Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa dimutasi jadi Kapolda Maluku.
2. Kakorlantas akan dijabat Brigjen Refri Andri, yang sebelumnya Karoprovos Divpropam Polri.
3. Posisi Brigjen Refri Andri di Karoprovos Divpropam Polri akan digantikan Kombes Hendro Pandowo yang sebelumnya Kapolrestabes Bandung.
4. Kapolda Maluku Irjen Andap Budhi Revianto, dimutasi jadi Kapolda Kepri.
5. Kapolda Kepri Irjen Didid Widjanardi dimutasi jadi Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri.
6. Kapolda Riau Irjen Nandang dimutasi jadi pati Baintelkam penugasan BIN.
7. Kapolda Riau akan diisi Brigjen Widodo Eko Prihastopo, yang sebelumnya Wakapolda Jatim.
8. Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw dimutasi jadi pati Lemdiklat.
9. Kemudian Kapolda Sumut akan diisi Brigjen Agus Andrianto, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Sumut.
10. Posisi Brigjen Pol Agus Andrianto Agus digantikan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto, yang sebelumnya Koodinator Staf Pribadi Pimpinan (Koorspripim) Polri.
11. Kapolda Papua Irjen Boy Rafli dimutasi jadi Wakalemdiklat Polri.
Berita Terkait
-
Jelang Pilpres 2019, Kapolri Banyak Ganti Kapolda se - Indonesia
-
Imbau Pilpres 2019 Kondusif, Polri : Kita Bersaudara
-
Besok, TNI-Polri Jaga Ketat Pendaftaran Capres-Cawapres di KPU
-
Gempa Lombok, Kapolda Metro Siap Kirim Polwan Bila Dibutuhkan
-
Polri Siapkan Sel Khusus Tahanan Teroris di Polda hingga Polsek
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan