Suara.com - Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Uno mengakui belum memunyai jadwal pasti menemui Presiden Joko Widodo.
Sandiaga berniat menemui Presiden Jokowi untuk berpamitan setelah mundur dari jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
"Ya saya sadar Pak Jokowi sangat sangat sibuk dalam tugas negara. Saya menunggu saja," ujar Sandiaga di Cikini, Jakarta, Jumat (17/8/2018).
Tak hanya itu, Sandiaga menuturkan nantinya saat pertemuan tersebut, dirinya akan meminta restu kepada Jokowi untuk berlaga dalam Pilpres 2019.
Menurutnya, meski Jokowi nantinya bakal menjadi rival pada Pilpres 2019, meminta restu sang presiden tetap diperlukan demi politik santun.
"Sowan, mohon doa restu dan keinginan kita pemilihan yang santun, sejuk, penuh silaturahmi," kata dia.
Sandiaga Uno mengakui, baginya, pertemuan dengan Jokowi sebelum Pilpres 2019 itu sangat penting.
"Buat saya teramat sangat penting, karena saya kan anak buah Pak Jokowi. Saya dulu dilantiknya di Istana, mau pamit, mau cium tangan, tentunya pilpres membuat baik lebih erat bangsa ini," tandasnya.
Baca Juga: Jerit Pedagang Bendera Merah Putih di Perayaan Kemerdekaan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis