Suara.com - Tiga pengedar sabu berinisial AN (26), SA (43), dan FA(41),diciduk Sat Resnarkoba Polresta Depok di Jalan Segon, Kematan Pancoranmas, Kota Depok Jawa Barat, Kamis (16/8/2018). Kasat Resnarkoba Polresta Depok, Kompol Indra Tarigan mengatakan, ketiga tersangka sudah tiga bulan mengedarkan barang haram tersebut di daerah Depok.
Ketiga orang ini berprofesi sebagai ojek online (ojol) dan teknisi kabel televisi. AN, kata dia, berprofesi sebagai ojek online. Sedangkan SA dan FA bekerja sebagai teknisi pemasangan teleevisi kabel.
"Pengakuan mereka baru beberapa bulan saja mengedarkan sabu," kata Indra, kepada Suara.com, Sabtu (18/8/2018).
Mereka diamankan saat melakukan transaksi di kawasan Kecamatan Pancoranmas. Ketiga pengedar ini sebelumnya sudah diintai anggota yang menyamar sebagai pembeli.
"Sabu seberat 0,44 gram terbungkus plastik kecil," kata dia.
Mereka dijerat Pasal 114 ayat 1, Pasal 112 ayat 1 dan Pasal 111 ayat 1, Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
"Ketiga orang ini hukumanya di atas 10 tahun penjara," jelas Indra. [Supriyadi]
Kontributor : Supriyadi
Baca Juga: WN Malaysia Nekat Selundupkan Sabu di Anus
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi