Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) rampung melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia Scott Morrison di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Dalam pertemuan tersebut, ada lima poin yang dibahas.
Pertama, bangsa Indonesia, kata Jokowi, menyambut baik peningkatan hubungan dengan Australia, dari komprehensif partnership menjadi comprehensive strategic partnership.
Kedua, Jokowi dan Morrison menegaskan pentingnya keterbukaan ekonomi dan upaya memperkokoh hubungan kedua negara di bidang ekonomi yang saling menguntungkan.
"Dalam kaitan ini kami menyambut baik selesainya perundingan substantiv Indonesia - Australia Comprehensive Partnership," katanya.
Ketiga, Jokowi dan Morrison juga menekankan pentingnya penghormatan hukum internasional dan penghormatan terhadap kedaulatan masing-masing negara.
"Keempat, kami juga sepakat kerjasama untuk terus meningkatkan kerja sama di bidang keamanan, termasuk di dalamnya bidang keamanan siber," katanya.
Pada poin kelima atau terakhir, Indonesia dan Australia, kata Jokowi, memiliki komitmen yang tinggi untuk terus berkolaborasi dalam penanganan isu kawasan dan dunia.
"Termasuk di dalamnya pemberantasan terorisme dan melanjutkan komunikasi mengenai pengembangan konsep indopasifik. Serta mengenai isu Palestina," kata Jokowi.
Dalam kesempatan ini, ada empat penandatanganan kerja sama yang dilakukan oleh perwakilan kedua negara. Diantaranya kerjasama ekonomi kreatif, kerjasama keamanan cyber, dan kerjasama di bdiang transportasi.
Baca Juga: Bawaslu Didesak Cabut Legalitas Eks Napi Koruptor Jadi Caleg
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra