Suara.com - Aksi penolakan gerakan #2019GantiPresiden di Pekanbaru dan Surabaya memantik kritikan dari sebagian masyarakat. Bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto juga ikut melontarkan kritikannya. Terlebih peristiwa yang dialami salah satu aktivis #2019GantiPresiden, Neno Warisman.
Prabowo mengaku sangat prihatin atas kejadian tersebut. Menurutnya, kejadian itu sebagai bentuk pelanggaran Undang-Undang Dasar karena adanya aparat kepolisian yang turut andil dalam aksi penolakan deklarasi #2019GantiPresiden yang terjadi pada Sabtu (25/8/2018) lalu.
"Kita sangat prihatin kalau aparat-aparat negara milik negara, bangsa, dan seluruh rakyat Indonesia kalau alat negara dan tidak mengerti bahwa dia harus melindungi segenap bangsa Indonesia," kata Prabowo saat menjadi pembicara dalam acara bedah buku berjudul 'Paradoks Indonesia' di Hotel Sahid Jaya, Jalan Jend. Sudirman, Sabtu (1/9/2018).
Dirinya pun menyoroti banyaknya ibu-ibu alias emak-emak yang menjadi korban atas tindakan penolakan yang menurutnya melibatkan aparat kepolisian dan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) daerah itu.
Ia pun mempertanyakan atas sikap pemerintah yang seolah tidak peduli dengan kejadian tersebut. "Sekarang ada emak-emak mau deklarasi diusir dari negaranya sendiri dia mau dateng ke kota di negaranya dia diusir, ini apakah republik ini yang kita cita-citakan apakah republik semacam ini yang dicita-citakan oleh pendiri bangsa kita?," ujar Ketua Umum Partai Gerindra itu.
Prabowo menambahkan, kejadian penolakan #2019GantiPresiden tersebut tidak akan bisa diterima oleh masyarakat Indonesia.
"Tidak ada rakyat dalam sejarah manusia yang menerima pelanggaran hukum pelanggaran UUD yang merupakan konsesus suatu bangsa dilanggar dan dibiarkan pelanggarannya tanpa ada perbaikan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi