Suara.com - Cina resmi memberlakukan larangan pengiriman babi dan produksi daging babi dari daerah yang dilaporkan terjangkit wabah virus demam babi Afrika. Bahkan negara Tirai Bambu itu akan menutup pasar babi di wilayah tersebut.
Seperti diwartakan Reuters, pihak berwenang telah menemukan kasus ke-6 virus yang disebut sangat menular itu pada Minggu (2/09/2018). Langkah-langkah yang diumumkan oleh Kementerian Pertanian dan Pedesaan di Cina, wabah demam babi Afrika itu mulai meluas sejak sebulan. Di tengah penyebarannya muncul kekhawatiran akan pertumbuhan kawanan babi di dunia.
Cina telah menemukan kasus ke-6 virus dalam 5 provinsi. Yakni di Norteastern Liaoning, Central Henan, Eastern Anhui, Jiangsu dan Zhejiang.
Masih mengutip Reuters, larangan itu akan memberikan efektivitas mencegah rumah pemotongan hewan dan proses daging dari pabrik pengguna babi atau wilayah yang terpengaruh daging babi. Menghentikan babi-babi dan produksi daging babi dari pengiriman luar dengan memilih wilayah-wilayah kemungkinan juga menyebabkan gangguan besar ke bisnis petani, rumah pemotongan dan prosesor daging.
Perternakan skala besar di timur laut biasanya mengirim babi mereka ke pemotongan di bagian selatan. Pemerintahan mengatakan, babi yang hidup dari provinsi yang tidak terjangkit tidak dapat menggunakan transportasi melalui orang-orang yang telah melaporkan infeksi.
Hingga saat ini, pihak berwewenang memberhentikan transportasi dari babi, produk, dan menutup langsung pasar-pasar di sekitar wilayah yang terjangkit. Pada kasus ke-6 virus wabah demam babi Afrika ini, ditemukan 134 babi mati di Xuancheng City, Provinsi Eastern Anhui.
Kota Xuancheng terletak sekitar 70 kilometer timur laut dari Kota Wuhu. Laporan seminggu lalu menyebut, ada beberapa babi Afrika yang terjangkit kasus demam. Pihak Kementrian mengungkap lebih dari 38.000 babi yang dimusnakan dari 1 September karena terjangkit wabah.
Pemusnahaan epidemi telah selesai di Liaoning, Henan, Jiangsu dan provinsi Zhehiang. Total sebanyak 37.271 babi yang dimusnahkan. Sementara 1.264 babi dimusnahkan pada Sabtu di Provinsi Anhui.
Minggu lalu, Pemerintah mengingatkan yang tidak sesuai prosedur kemungkinan akan terjangkit wabah baru, ini menjadi tantangan bagi pemerintah Cina dalam mengontrol serangan penyakit.
Baca Juga: Uang Berstempel Prabowo Didapat dari ATM BCA Non Tunai
Wabah demam babi Afrika ini ditularkan dari kutu dan hubungan langsung antara hewan-hewan. Atau bisa juga dari perjalanan melalui makan yang terkontaminasi, makanan hewan dan perpindahan orang dari satu tempat ke tempat lainnya. Di sana tidak terdapat vaksin, tetapi tidak berbahaya bagi manusia. (Martalena Panjaitan)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat