Suara.com - Lingkar Survey Indonesia (LSI) Denny JA merilis survei nasional bertajuk "Pertarungan Pilpres di Media Sosial", Rabu (5/9/2018). Hasilnya, pasangan bakal capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi) dan Calon Ma'ruf Amin unggul di kalangan pengguna media sosial.
Media sosial Facebook dipilih sebagai bahan survei tersebut. Dari hasil survei tersebut memperlihatkan sebanyak 28 persen merupakan pengguna Facebook dan 72 persen mayoritas tidak menggunakan Facebook.
Tim riset LSI Denny JA, Adrian Sopa mengatakan, sebanyak 48,3 persen pengguna media sosial memilih Jokowi-Ma'ruf. Sementara, sebanyak 39,5 persen memilih pasangan bakal capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Sisanya sebanyak 12,2 persen belum memutuskan memilih keduanya.
"Di kalangan pengguna medsos, selisih Jokowi-Ma'ruf dengan Prabowo-Sandi lebih tipis, 8,8 persen," kata Adrian di Kantor LSI Denny JA, Jalan Pemuda Nomor 70, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (5/9/2018).
Adrian mengatakan, pasangan Jokowi-Ma'ruf masih unggul angka elektabilitasnya di kalangan bukan pengguna media sosial. Jokowi-Ma'ruf meraup angka 53,7 persen, sedangkan Prabowo-Sandiaga hanya 25,5 persen.
"Sisanya 20,8 persen menyatakan rahasia atau belum memutuskan, tidak tahu dan tidak jawab. Selisihnya sebesar 28,2 persen," ujarnya.
Ardian menyebut metodologi survei menggunakan multistage random sampling dengan jumlah 1.200 responden. Pengumpulan data dilakukan antara 12-19 Agustus 2018.
"Wawancara tatap muka responden menggunakan kuisioner, dengan margin of error 2,9 persen. Pengumpulan data juga dilengkapi dengan focus group discussion, analisis media dan indepth interview," tutur Adrian.
Dalam melakukan survei, LSI hanya mensurvei tiga pengguna media sosial terpopuler di tanah air, yakni Facebook, Twitter dan Instagram. Sementara, data pengguna media sosial di Indonesia sebanyak 28,5 persen, lalu bukan pengguna media sosial 71,5 persen.
Baca Juga: 5 Fakta Tentang Habib Usman, Lelaki yang Menikahi Kartika Putri
"Dinamika dukungan di kalangan pengusaha media sosial akan lebih cepat berubah dan liar karena pertarungan paling intens terjadi di segmen ini," tandas Adrian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard