Suara.com - Kementerian Perhubungan RI mengungkapkan, bus pengangkut rombongan karyawan PT Catur Putra Jayar (diler Honda) yang masuk jurang sedalam 30 meter di Jalur Cikidang, Kampung Bantar Selang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/9) sebenarnya tak laik jalan.
Direktur Jenderal Perbuhungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, kondisi bus yang tak laik jalan itu didapatkan setelah dirinya meninjau langsung ke lokasi nahas tersebut.
Kepada Suara.com Budi menerangkan, kecelakaan tersebut terjadi saat karyawan PT Catur Putra Raya Bogor berkaryawisata ke arum jeram di kawasan Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Para karyawan diberangkatkan menggunakan 5 bus.
"Nah, dari 5 bus, satu bus mengalami persoalan. Kami tidak tahu persoalannya apa, entah remnya atau apa. Tapi, si sopir bus yakin bisa berangkat. Jadinya, ada unsur si sopir memaksakan bus tak laik itu beroperasi, " kata Budi saat dihubungi, Minggu (9/9/2018).
Selanjutnya, Budi menuturkan, untuk memasuki objek wisata tersebut, pengelola menerapkan sistem kawal karena kondisi jalan menuju area arung jeram sangat terjal dan berkelok-kelok.
Tapi, sambung Budi, satu bus bermasalah itu tertinggal dari 4 rombongan yang mendapat pengawalan petugas penjaga objek wisata.
"Jadi si sopir tak tahu jalan dan medannya bagaimana. Dia (sopir) juga sedang merasa mengantuk. Nah pas belokan, dia lurus saja, menabrak gundukan tanah dan langsung terjun ke jurang 30 meter. Di situ (jalan) juga tak ada pembatas jalan," jelas dia.
Untuk diketahui, hingga saat ini, 21 orang meninggal dunia akibat kecelakaan maut tersebut. Sisanya, 14 orang luka berat dan 2 lain luka ringan.
Baca Juga: MediaTek Hadirkan Fitur Face ID di Ponsel Android Murah
Berita Terkait
-
Jenazah Korban Kecelakaan di Sukabumi Dibawa ke Rumah Duka Bogor
-
Korban Meninggal Bus Masuk Jurang di Sukabumi Jadi 21 Orang
-
Bus Pariwisata Masuk Jurang di Sukabumi, 17 Orang Meninggal
-
Ukuran Lubang Misterius di Sukabumi Buat Panik Warga
-
Bus Pengangkut Rombongan Guru DKI Terjun ke Jurang, 1 Meninggal
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor