Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menggusur ratusan Pedagang Kaki Lima atau PKL di Jalan Jatibaru, Tanah Abang. Hal itu lantaran pembangunan Skybridge atau jembatan penyeberangan multiguna sedang dikebut proses pembangunannya.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Perdagangan DKI Jakarta Irwandi mengatakan, saat ini kontraktor sedang mempercepat proses pembangunan sehingga pada Oktober Skybridge bisa digunakan. Nantinya, Jalan Jati Baru juga akan terkena imbas dari pembangunan sehingga ratusan PKL yang ada di jalan itu akan ditertibkan.
"Kan mau percepatan nih, kayaknya hampir setengah pedagang dari 372 yang kena. Ya mungkin hampir 200. Jadi cuma tengah yang bisa dagang, paling cuma 100 pedagang," kata Irwandi saat ditemui di Jakarta, Kamis (13/9/2018).
Irwandi menargetkan proses sosialisasi kepada para pedagang bisa selesai pada akhir pekan ini, sehingga Sabtu (15/9/2018) percepatan pembangunan bisa segera terlaksana. Untuk para pedagang yang terpaksa harus digusur tidak mendapatkan tempat baru untuk berjualan.
Irwandi menjelaskan, saat ini sudah tidak ada lagi lahan kosong di sekitar Tanah Abang yang bisa ditempati oleh para PKL yang terkena gusur. Ada opsi alternatif lokasi relokasi, namun tempatnya tidak strategis dan jarang dilalui oleh orang sehingga PKL berpotensi merugi.
"Lahannya enggak ada. Memang kita mau relokasi ke tanah (milik) Sarana Jaya tapi ke dalam di ujung sana enggak ada yang mau beli, nanti lari juga pedagang. Percuma juga," ungkap Irwandi.
Untuk solusi akhir, Irwandi menyarankan para PKL untuk memanfaatkan trotoar sebagai lahan menggelar lapak dagangan mereka. Irwandi mengaku kebingungan untuk mencari lahan relokasi, terlebih relokasi para pedagang di Blok G Tanah Abang pun belum juga rampung.
"Blok G saja relokasinya belom ketahuan. Apalagi yang ini. Kita berharap pedagang nanti ya memanfaatkan trotoar saja semaksimal mungkin," tutupnya.
Baca Juga: Nur Mahmudi Ismail Korupsi Jalan Nangka, Korban Gusuran Ketakutan
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan